Pemerintah Bandar Guilin mulai mengembangkan empat danau di kota mereka menjadi tempat wisata pada tahun 1999. Pada tahun 2002 danau tersebut mulai dibuka untuk umum. Aneka rupa lampu dengan bermacam warna sengaja dipasang di sebelah kanan dan kiri danau.
Pelancong bisa menyusuri danau ini dengan naik kapal boat bertarif 100 Yuan (Rp 186 ribu) per orang. Salah satu danau tersebut adalah Danau Mulong. detikTravel menyusuri Danau Mulong pada akhir Oktober lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh seorang tabib dia dicarikan ramuan ke sebuah gunung. Ramuan tersebut kemudian dicampurkan ke dalan air untuk mandi si perempuan yang sakit itu.
Nah, yang bikin penonton pria deg-degan adalah tarian ketika perempuan itu mandi di bak mandi kayu. Si penari sebenarnya memakai body suit dengan warna kulit. Namun karena dilihat dari jauh, memunggungi penonton dengan efek lampu, tampak si penari itu seperti topless.
Begitulah, pada malam hari Danau Mulong dan 3 danau lain seperti disulap menjadi taman berbagai lampu. Aneka warna lampu berpendar dan saling beradu di sepanjang danau, di jembatan, dan bahkan dari balik dalam.
Sementara di tepi danau, baik siang maupun malam, masyarakat banyak memanfaatkannya untuk sebagai tempat menghirup udara segar dan melakukan berbagai aktivitas.
(sst/sst)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Citilink Ngegas, Armada Jadi 43 Pesawat, Terbang Lagi dari Bandung Mulai 17 Agustus