Aneka Tradisi Natal Paling Unik di Dunia
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Libur Akhir Tahun

Aneka Tradisi Natal Paling Unik di Dunia

- detikTravel
Kamis, 12 Des 2013 18:01 WIB
Aneka Tradisi Natal Paling Unik di Dunia
(annia316/ Open Journey)
Wina - Natal menjadi pembuka untuk liburan akhir tahun. Jika melakukan traveling ke luar negeri, turis akan melihat tradisi Natal tak sekadar warna-warni pohon Natal dan Sinterkla. Beberapa negara punya tradisi Natal yang unik.

Mengutip situs Open Journey, Kamis (12/12/2013), berikut aneka tradisi Natal unik di dunia. Kalau liburan akhir tahun ke negara-negara ini, alami sendiri aneka tradisi uniknya:

1. Krampus, Austria

(annia316/ Open Journey)
Saat Natal, tradisi anak-anak di dunia adalah menunggu Sinterklas mengirimkan hadiah lewat cerobong asap. Berbanding terbalik dengan citra baik Sinterklas, beberapa negara di Eropa punya tradisi Krampus Night yang horor.

Krampus dipercaya sebagai kembaran Sinterklas. Tugasnya adalah memukuli dan memberi pelajaran kepada anak-anak nakal di seluruh dunia. Pada 5 Desember tiap tahunnya, para lelaki mengenakan kostum setan yang mengerikan. Sambil mabuk, mereka berlarian di seluruh penjuru kota dan memukuli orang sekenanya menggunakan tongkat.

Selain Austria, Krampus Night juga digelar di beberapa negara seperti Hungaria, Bavaria, dan Slovenia. Tradisi ini berawal dari wilayah sekitar Pegunungan Alpen.

2. Caganer, Spanyol

(Open Journey)
Kalau merayakan Natal di Spanyol, Portugal, dan Italia, mungkin Anda tak hanya akan melihat patung Yesus dan Bunda Maria. Ada Caganer, atau 'shitter' dalam bahasa Inggris, sebuah figurine orang sedang buang air besar.

Caganer adalah figurine kecil berbentuk manusia sedang membuka celana, dan kotoran alias fesesnya tampak di bagian belakang. Biasanya Caganer disimpan di pojok meja. Tradisi Caganer sudah berlangsung ratusan tahun, dan sekarang menjadi populer dengan adanya Caganer tokoh-tokoh ternama seperti Obama dan Sarkozy.

3. KFC, Jepang

(Ozchin/Open Journey)
Jepang punya kuliner yang sangat kaya. Tapi tahukah Anda, kuliner apa yang mereka makan saat malam Natal? Kentucky Fried Chicken alias KFC!

Menjadikan KFC sebagai menu makan malam Natal adalah tradisi bagi sebagian orang Jepang. Jadi jangan heran kalau Anda masuk ke gerai KFC, dan mereka sedang sangat sibuk menjelang malam Natal.

4. Pie dan bir, Irlandia

(ocado.com)
Tradisi Natal di Irlandia cukup unik. Mereka menyantap pie dan minum bir saat malam Natal, tentunya bersama keluarga. Tapi tak semua pie dan bir itu dihabiskan.

Warga Irlandia meninggalkan beberapa potong pie dan sebotol bir Guinness untuk makanan Sinterklas. Bisa dibilang, itu 'sesajen' untuk Santa.

5. Buang sepatu, Republik Ceko

(msn.com)
Tiap Natal, wanita jomblo di Republik Ceko punya tradisi unik untuk mengetahui apakah mereka akan menikah di tahun mendatang. Membelakangi pintu rumah, mereka membuang salah satu sepatu ke belakang bahu.

Kalau sepatu itu mendarat pada bagian tumit menghadap pintu, tandanya ia akan tetap menjomblo tahun depan. Tapi kalau bagian depan sepatu yang jatuh menghadap pintu, tandanya ia akan pindah dari rumah orang tuanya dan mulai mempersiapkan pernikahan.

6. Menyembunyikan sapu lidi, Norwegia

(allchristmas.fm)
Orang Norwegia percaya, roh jahat dan penyihir akan datang saat Hari Natal dan mencuri sapu lidi untuk mereka terbangi di angkasa. Oleh karena itu, tiap hari Natal, semua sapu lidi dan semua peralatan bersih-bersih lainnya disembunyikan.

Tak hanya itu, para pria harus menembakkan senapan mereka di luar rumah untuk menakuti para penyihir yang datang.
Halaman 2 dari 7
Saat Natal, tradisi anak-anak di dunia adalah menunggu Sinterklas mengirimkan hadiah lewat cerobong asap. Berbanding terbalik dengan citra baik Sinterklas, beberapa negara di Eropa punya tradisi Krampus Night yang horor.

Krampus dipercaya sebagai kembaran Sinterklas. Tugasnya adalah memukuli dan memberi pelajaran kepada anak-anak nakal di seluruh dunia. Pada 5 Desember tiap tahunnya, para lelaki mengenakan kostum setan yang mengerikan. Sambil mabuk, mereka berlarian di seluruh penjuru kota dan memukuli orang sekenanya menggunakan tongkat.

Selain Austria, Krampus Night juga digelar di beberapa negara seperti Hungaria, Bavaria, dan Slovenia. Tradisi ini berawal dari wilayah sekitar Pegunungan Alpen.

Kalau merayakan Natal di Spanyol, Portugal, dan Italia, mungkin Anda tak hanya akan melihat patung Yesus dan Bunda Maria. Ada Caganer, atau 'shitter' dalam bahasa Inggris, sebuah figurine orang sedang buang air besar.

Caganer adalah figurine kecil berbentuk manusia sedang membuka celana, dan kotoran alias fesesnya tampak di bagian belakang. Biasanya Caganer disimpan di pojok meja. Tradisi Caganer sudah berlangsung ratusan tahun, dan sekarang menjadi populer dengan adanya Caganer tokoh-tokoh ternama seperti Obama dan Sarkozy.

Jepang punya kuliner yang sangat kaya. Tapi tahukah Anda, kuliner apa yang mereka makan saat malam Natal? Kentucky Fried Chicken alias KFC!

Menjadikan KFC sebagai menu makan malam Natal adalah tradisi bagi sebagian orang Jepang. Jadi jangan heran kalau Anda masuk ke gerai KFC, dan mereka sedang sangat sibuk menjelang malam Natal.

Tradisi Natal di Irlandia cukup unik. Mereka menyantap pie dan minum bir saat malam Natal, tentunya bersama keluarga. Tapi tak semua pie dan bir itu dihabiskan.

Warga Irlandia meninggalkan beberapa potong pie dan sebotol bir Guinness untuk makanan Sinterklas. Bisa dibilang, itu 'sesajen' untuk Santa.

Tiap Natal, wanita jomblo di Republik Ceko punya tradisi unik untuk mengetahui apakah mereka akan menikah di tahun mendatang. Membelakangi pintu rumah, mereka membuang salah satu sepatu ke belakang bahu.

Kalau sepatu itu mendarat pada bagian tumit menghadap pintu, tandanya ia akan tetap menjomblo tahun depan. Tapi kalau bagian depan sepatu yang jatuh menghadap pintu, tandanya ia akan pindah dari rumah orang tuanya dan mulai mempersiapkan pernikahan.

Orang Norwegia percaya, roh jahat dan penyihir akan datang saat Hari Natal dan mencuri sapu lidi untuk mereka terbangi di angkasa. Oleh karena itu, tiap hari Natal, semua sapu lidi dan semua peralatan bersih-bersih lainnya disembunyikan.

Tak hanya itu, para pria harus menembakkan senapan mereka di luar rumah untuk menakuti para penyihir yang datang.

(ptr/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads