Jika traveling ke Beijing atau Shanghai, turis Muslim mungkin akan kesusahan dalam menemukan tempat ibadah, seperti masjid atau musala. Tapi di Yinchuan, Provinsi Ningxia tidak demikian, karena inilah kota yang dihuni banyak penduduk Muslim China.
Ketika berada di Shanghai, saya dan rekan-rekan dari ASITA Chapter Jakarta sibuk terpukau dengan kemegahan kota. Tampak gedung besar mengapit kanan-kiri jalan dengan berbagai mobil mewah berseliweran di jalan rayanya. Tak tampak satu pun rumah ibadah untuk umat Muslim di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu ada masjid, ya ampun nggak sangka ya ada masjid di tengah tempat belanja," tunjuk salah seorang teman rombongan saya beberapa waktu lalu.
Ya, inilah hal kontras lain yang bisa turis temukan saat berada di Yinchuan. Selain suasana yang lebih tenang dan jauh dari kemegahan kota besar, Yinchuan juga diisi oleh masjid.
Yinchuan adalah sebuah kota yang dihuni oleh banyak penduduk Muslim China. Bahkan, salah satu suku Muslim China, suku Hui, tinggal di tempat ini. Tak heran jika masjid lebih mudah ditemukan di Yinchuan, ketimbang di tempat lain.
Sayang, saya tak sempat mampir ke dalam masjid yang ada di tengah pusat perbelanjaan ini. Meski begitu, kesederhanaan terpancar jelas dari masjid.
Warna hijau mendominasi tembok bangunan. Huruf mandarin mendominasi bangunan. Entah apa maksut tulisan tersebut, tapi kalau boleh menebak mungkin huruf itu menunjukkan nama masjid.
Rak-rak sepatu mengisi bagian depan masjid. Jejeran sepatu pun tampak mengisi rak dengan rapi. Beberapa orang pun tampak baru keluar masjid.
Di samping kanan-kiri masjid terdapat kantin Muslim. Jadi untuk turis yang ingin menikmati makanan halal, bisa datang langsung ke kantin ini tanpa ragu.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Cable Tie, Wings Air Buka Suara
Setuju atau Tidak Bandara Husein & Adisutjipto Dibuka Lagi?
Aduh, Bocah Jatuh ke Kandang Gajah Ragunan Diduga Kelalaian Orang Tua