Ditengok dari situs Travel China Guide, Kamis (16/1/2013), tepat wisata ini bernama Window of the World dan terletak di Shenzen, Cina Selatan. Berkeliling di sini, traveler akan seolah dibawa keliling dunia.
Bagaimana tidak? Di Window of the World, ada sekitar 130 replika landmark terkenal dari seluruh dunia, dalam ukuran yang lebih kecil. Setiap hari, ribuan wisatawan mengunjungi situs-situs yang paling dikenal di dunia ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam tur satu hari penuh, wisatawan bisa memulai dari berkunjung ke AS untuk melihat Patung Liberty, lalu 'terbang' ke Australia berfoto di depan Sydney Harbor Bridge.
Setelah makan siang traveler bisa 'mendaki' Gunung Fujinya Jepang. Perjalanan pun bisa ditutup dengan melempar uang koin di Trevi Fountain dan bersantai sore mengagumi arsitektur Gaudi Parque Guell.
Di antara rute perjalanan tadi, Anda juga bisa 'mampir' ke Paris untuk merasakan romantisnya Menara Eiffel. Di dekatnya, Istana Versailles dan Piramida menggoda pelancong untuk melihat lebih dekat.
Tentu saja semua objek ikon wisata dunia yang pindah ke China ini tidak dalam ukuran aslinya. Taman hiburan seluas 480 ribu meter persegi ini tetap menarik minat banyak pengunjung.
Harga tiket untuk masuk ke Window of The World ini sebesar 160 Yuan (Rp 320 ribu) untuk orang dewasa, 80 Yuan (Rp 160 ribu) untuk anak-anak dengan tinggi antara 120-150 cm dan lansia 65-69 tahun. Bagi pengunjung dengan tinggi di bawah 150 cm dan lansia di atas 70 tahun tidak dikenakan biaya masuk, alias gratis.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong