4 Desa Paling Warna-warni Sedunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Desa Unik

4 Desa Paling Warna-warni Sedunia

- detikTravel
Kamis, 13 Mar 2014 09:07 WIB
4 Desa Paling Warna-warni Sedunia
(Thinkstock)
Liguaria - Desa tak melulu soal budaya, adat istiadat, atau wisata kembali ke alam. Tahukah Anda, ada 5 desa di dunia ini yang penuh dengan warna-warni. Anda bakal takjub dan liburan jadi lebih ceria.

Apa jadinya kalau Anda wisata ke suatu desa yang penuh warna-warni? Tiap rumahnya punya warna masing-masing, seperti merah, biru, kuning, hijau hingga ungu. Jangan salah, desa-desa seperti itu memang sungguhan adanya. Bagaikan di negeri dongeng.

Disusun detikTravel, Kamis (13/3/2014) berikut 4 desa warna-warni di dunia:

(Thinkstock)

1. Desa Riomaggiore, Italia

(Thinkstock)
Salah satu negara penuh seniman di Eropa adalah Italia. Buktinya, Anda bisa melancong ke Desa Riomagiorre yang ada di Cinque Terre, Liguaria, Provinsi La Spezia. Desa yang sudah ada dari abad ke-13 ini benar-benar penuh warna-warni!

Bayangkan saja, tiap rumah dan bangunan di desa ini punya beragam warna. Ada warna biru, hijau, merah, kuning, oranye, hingga warna-warna pastel seperti merah jambu dan hijau toska yang terlihat jelas selama Anda mengitari desanya. Siapa saja bakal berdecak kagum saat datang ke sini, bahkan banyak traveler yang menyebutnya sebagai tempat tercantik di dunia.

Desa Riomaggiore berada di kawasan lembah dan berhadapan langsung dengan Laut Mediterania. Anda bisa menyusuri pinggiran tebing melalui jalan setapak, untuk duduk di puncaknya sambil memotret keindahan desanya. Layangkan juga pandangan ke lautannya yang cantik rupawan. Tak sedikit pelukis datang ke desa ini untuk melukis keindahannya dalam kanvas. Bagi traveler, Anda pasti jatuh cinta dengan Desa Riomaggiore. Numero uno!

1. Desa Riomaggiore, Italia

(Thinkstock)
Salah satu negara penuh seniman di Eropa adalah Italia. Buktinya, Anda bisa melancong ke Desa Riomagiorre yang ada di Cinque Terre, Liguaria, Provinsi La Spezia. Desa yang sudah ada dari abad ke-13 ini benar-benar penuh warna-warni!

Bayangkan saja, tiap rumah dan bangunan di desa ini punya beragam warna. Ada warna biru, hijau, merah, kuning, oranye, hingga warna-warna pastel seperti merah jambu dan hijau toska yang terlihat jelas selama Anda mengitari desanya. Siapa saja bakal berdecak kagum saat datang ke sini, bahkan banyak traveler yang menyebutnya sebagai tempat tercantik di dunia.

Desa Riomaggiore berada di kawasan lembah dan berhadapan langsung dengan Laut Mediterania. Anda bisa menyusuri pinggiran tebing melalui jalan setapak, untuk duduk di puncaknya sambil memotret keindahan desanya. Layangkan juga pandangan ke lautannya yang cantik rupawan. Tak sedikit pelukis datang ke desa ini untuk melukis keindahannya dalam kanvas. Bagi traveler, Anda pasti jatuh cinta dengan Desa Riomaggiore. Numero uno!

2. Desa Burano, Italia

(Thinkstock)
Satu lagi desa berwarna-warni di Italia, yakni Desa Burano di Pulau Burano. Pulaunya ada di Venesia dan bisa disambangi dengan naik perahu. Setibanya di pulau tersebut, deretan rumah yang berwarna-warni di desanya bakal menyambut kedatangan Anda.

Ada yang unik dari sejarah Desa Burano yang berwarna-warni ini. Tiap-tiap rumah yang punya masing-masing warna di sana bukan hasil kerjaan dari seniman, melainkan dari penduduk setempat. Pada zaman dulu yang mana pulaunya sudah dihuni sejak abad ke-6, penduduk setempat kebanyakan berprofesi sebagai nelayan. Lalu, tiap habis dari melaut mereka selalu tersasar pulang karena rumah di sana bentuknya sama semua.

Akhirnya, mereka mengecat rumahnya dengan tiap-tiap warna. Ada yang berwarna kuning, hijau, merah, biru, oranye, jingga dan masih banyak lagi. Alhasil hingga kini rumah-rumah di Desa Burano masih berwarna-warni. Tak percaya, coba buktikan sendiri!

2. Desa Burano, Italia

(Thinkstock)
Satu lagi desa berwarna-warni di Italia, yakni Desa Burano di Pulau Burano. Pulaunya ada di Venesia dan bisa disambangi dengan naik perahu. Setibanya di pulau tersebut, deretan rumah yang berwarna-warni di desanya bakal menyambut kedatangan Anda.

Ada yang unik dari sejarah Desa Burano yang berwarna-warni ini. Tiap-tiap rumah yang punya masing-masing warna di sana bukan hasil kerjaan dari seniman, melainkan dari penduduk setempat. Pada zaman dulu yang mana pulaunya sudah dihuni sejak abad ke-6, penduduk setempat kebanyakan berprofesi sebagai nelayan. Lalu, tiap habis dari melaut mereka selalu tersasar pulang karena rumah di sana bentuknya sama semua.

Akhirnya, mereka mengecat rumahnya dengan tiap-tiap warna. Ada yang berwarna kuning, hijau, merah, biru, oranye, jingga dan masih banyak lagi. Alhasil hingga kini rumah-rumah di Desa Burano masih berwarna-warni. Tak percaya, coba buktikan sendiri!

3. Bo-Kaap, Afrika Selatan

(Thinkstock)
Siapa sangka, ada desa warna-warni di Afrika. Inilah Desa Bo-Kaap di kawasan Cape Town, Afrika Selatan. Menurut sejarah, desa ini dulunya pada abad ke-16 adalah tempat pembuangan para budak dari Belanda. Diyakini, mereka berasal dari Indonesia dan Malaysia.

Namun kini, Bo-Kaap menjadi destinasi wisata yang sangat menarik dikunjungi. Betapa tidak, rumah-rumah yang ada di pinggir jalan semuanya berwarna-warni, dari oranye, hijau, pink, kuning dan lain-lain. Selain itu, desa ini dihuni oleh mayoritas penduduk yang memluk agama Muslim dan jadi salah satu kawasan Muslim paling terkenal di Afrika Selatan.

Entah apa sejarahnya dan siapa yang memulai pertama kali mengecat rumah dengan warna-warni di sini. Yang pasti, Desa Bo-Kapp selalu mencuri hati para turis yang melancong ke sana.

3. Bo-Kaap, Afrika Selatan

(Thinkstock)
Siapa sangka, ada desa warna-warni di Afrika. Inilah Desa Bo-Kaap di kawasan Cape Town, Afrika Selatan. Menurut sejarah, desa ini dulunya pada abad ke-16 adalah tempat pembuangan para budak dari Belanda. Diyakini, mereka berasal dari Indonesia dan Malaysia.

Namun kini, Bo-Kaap menjadi destinasi wisata yang sangat menarik dikunjungi. Betapa tidak, rumah-rumah yang ada di pinggir jalan semuanya berwarna-warni, dari oranye, hijau, pink, kuning dan lain-lain. Selain itu, desa ini dihuni oleh mayoritas penduduk yang memluk agama Muslim dan jadi salah satu kawasan Muslim paling terkenal di Afrika Selatan.

Entah apa sejarahnya dan siapa yang memulai pertama kali mengecat rumah dengan warna-warni di sini. Yang pasti, Desa Bo-Kapp selalu mencuri hati para turis yang melancong ke sana.

4. Rainbow Family Village, Taiwan

(trendhunter.com)
Mungkin, ini adalah desa warna-warni paling unik di dunia. Rainbow Family Village merupakan desa yang ada di bagian luar Taichung, Taiwan. Desa ini dipenuhi warna-warni dan lukisan di tiap sudutnya, dari rumah, tembok hingga jalanan.

Pelukisnya adalah Huang Yung Fu ini yang dijuluki Grandpa Rainbow. Sehari-harinya, Grandpa Rainbow mewarnai desa tersebut sedikit demi sedikit. Dia membuat suasana desa kembali bersinar dengan warna cerah dan aneka lukisan. Menurut beberapa sumber, Granda melukis desa karena sedang bosan.

Tapi di lain sisi, beredar kabar kalau itu adalah cara dia untuk menjaga dari penggusuran. Sebabnya, hanya Grandpa saja yang kini tinggal di sana dan rumornya desa tersebut akan digusur untuk dibangun ulang oleh pemerintah setempat. Tapi hingga kini, desa pelangi tersebut masih jadi destinasi wisata yang unik untuk turis.

4. Rainbow Family Village, Taiwan

(trendhunter.com)
Mungkin, ini adalah desa warna-warni paling unik di dunia. Rainbow Family Village merupakan desa yang ada di bagian luar Taichung, Taiwan. Desa ini dipenuhi warna-warni dan lukisan di tiap sudutnya, dari rumah, tembok hingga jalanan.

Pelukisnya adalah Huang Yung Fu ini yang dijuluki Grandpa Rainbow. Sehari-harinya, Grandpa Rainbow mewarnai desa tersebut sedikit demi sedikit. Dia membuat suasana desa kembali bersinar dengan warna cerah dan aneka lukisan. Menurut beberapa sumber, Granda melukis desa karena sedang bosan.

Tapi di lain sisi, beredar kabar kalau itu adalah cara dia untuk menjaga dari penggusuran. Sebabnya, hanya Grandpa saja yang kini tinggal di sana dan rumornya desa tersebut akan digusur untuk dibangun ulang oleh pemerintah setempat. Tapi hingga kini, desa pelangi tersebut masih jadi destinasi wisata yang unik untuk turis.
Halaman 2 dari 10
Salah satu negara penuh seniman di Eropa adalah Italia. Buktinya, Anda bisa melancong ke Desa Riomagiorre yang ada di Cinque Terre, Liguaria, Provinsi La Spezia. Desa yang sudah ada dari abad ke-13 ini benar-benar penuh warna-warni!

Bayangkan saja, tiap rumah dan bangunan di desa ini punya beragam warna. Ada warna biru, hijau, merah, kuning, oranye, hingga warna-warna pastel seperti merah jambu dan hijau toska yang terlihat jelas selama Anda mengitari desanya. Siapa saja bakal berdecak kagum saat datang ke sini, bahkan banyak traveler yang menyebutnya sebagai tempat tercantik di dunia.

Desa Riomaggiore berada di kawasan lembah dan berhadapan langsung dengan Laut Mediterania. Anda bisa menyusuri pinggiran tebing melalui jalan setapak, untuk duduk di puncaknya sambil memotret keindahan desanya. Layangkan juga pandangan ke lautannya yang cantik rupawan. Tak sedikit pelukis datang ke desa ini untuk melukis keindahannya dalam kanvas. Bagi traveler, Anda pasti jatuh cinta dengan Desa Riomaggiore. Numero uno!

Salah satu negara penuh seniman di Eropa adalah Italia. Buktinya, Anda bisa melancong ke Desa Riomagiorre yang ada di Cinque Terre, Liguaria, Provinsi La Spezia. Desa yang sudah ada dari abad ke-13 ini benar-benar penuh warna-warni!

Bayangkan saja, tiap rumah dan bangunan di desa ini punya beragam warna. Ada warna biru, hijau, merah, kuning, oranye, hingga warna-warna pastel seperti merah jambu dan hijau toska yang terlihat jelas selama Anda mengitari desanya. Siapa saja bakal berdecak kagum saat datang ke sini, bahkan banyak traveler yang menyebutnya sebagai tempat tercantik di dunia.

Desa Riomaggiore berada di kawasan lembah dan berhadapan langsung dengan Laut Mediterania. Anda bisa menyusuri pinggiran tebing melalui jalan setapak, untuk duduk di puncaknya sambil memotret keindahan desanya. Layangkan juga pandangan ke lautannya yang cantik rupawan. Tak sedikit pelukis datang ke desa ini untuk melukis keindahannya dalam kanvas. Bagi traveler, Anda pasti jatuh cinta dengan Desa Riomaggiore. Numero uno!

Satu lagi desa berwarna-warni di Italia, yakni Desa Burano di Pulau Burano. Pulaunya ada di Venesia dan bisa disambangi dengan naik perahu. Setibanya di pulau tersebut, deretan rumah yang berwarna-warni di desanya bakal menyambut kedatangan Anda.

Ada yang unik dari sejarah Desa Burano yang berwarna-warni ini. Tiap-tiap rumah yang punya masing-masing warna di sana bukan hasil kerjaan dari seniman, melainkan dari penduduk setempat. Pada zaman dulu yang mana pulaunya sudah dihuni sejak abad ke-6, penduduk setempat kebanyakan berprofesi sebagai nelayan. Lalu, tiap habis dari melaut mereka selalu tersasar pulang karena rumah di sana bentuknya sama semua.

Akhirnya, mereka mengecat rumahnya dengan tiap-tiap warna. Ada yang berwarna kuning, hijau, merah, biru, oranye, jingga dan masih banyak lagi. Alhasil hingga kini rumah-rumah di Desa Burano masih berwarna-warni. Tak percaya, coba buktikan sendiri!

Satu lagi desa berwarna-warni di Italia, yakni Desa Burano di Pulau Burano. Pulaunya ada di Venesia dan bisa disambangi dengan naik perahu. Setibanya di pulau tersebut, deretan rumah yang berwarna-warni di desanya bakal menyambut kedatangan Anda.

Ada yang unik dari sejarah Desa Burano yang berwarna-warni ini. Tiap-tiap rumah yang punya masing-masing warna di sana bukan hasil kerjaan dari seniman, melainkan dari penduduk setempat. Pada zaman dulu yang mana pulaunya sudah dihuni sejak abad ke-6, penduduk setempat kebanyakan berprofesi sebagai nelayan. Lalu, tiap habis dari melaut mereka selalu tersasar pulang karena rumah di sana bentuknya sama semua.

Akhirnya, mereka mengecat rumahnya dengan tiap-tiap warna. Ada yang berwarna kuning, hijau, merah, biru, oranye, jingga dan masih banyak lagi. Alhasil hingga kini rumah-rumah di Desa Burano masih berwarna-warni. Tak percaya, coba buktikan sendiri!

Siapa sangka, ada desa warna-warni di Afrika. Inilah Desa Bo-Kaap di kawasan Cape Town, Afrika Selatan. Menurut sejarah, desa ini dulunya pada abad ke-16 adalah tempat pembuangan para budak dari Belanda. Diyakini, mereka berasal dari Indonesia dan Malaysia.

Namun kini, Bo-Kaap menjadi destinasi wisata yang sangat menarik dikunjungi. Betapa tidak, rumah-rumah yang ada di pinggir jalan semuanya berwarna-warni, dari oranye, hijau, pink, kuning dan lain-lain. Selain itu, desa ini dihuni oleh mayoritas penduduk yang memluk agama Muslim dan jadi salah satu kawasan Muslim paling terkenal di Afrika Selatan.

Entah apa sejarahnya dan siapa yang memulai pertama kali mengecat rumah dengan warna-warni di sini. Yang pasti, Desa Bo-Kapp selalu mencuri hati para turis yang melancong ke sana.

Siapa sangka, ada desa warna-warni di Afrika. Inilah Desa Bo-Kaap di kawasan Cape Town, Afrika Selatan. Menurut sejarah, desa ini dulunya pada abad ke-16 adalah tempat pembuangan para budak dari Belanda. Diyakini, mereka berasal dari Indonesia dan Malaysia.

Namun kini, Bo-Kaap menjadi destinasi wisata yang sangat menarik dikunjungi. Betapa tidak, rumah-rumah yang ada di pinggir jalan semuanya berwarna-warni, dari oranye, hijau, pink, kuning dan lain-lain. Selain itu, desa ini dihuni oleh mayoritas penduduk yang memluk agama Muslim dan jadi salah satu kawasan Muslim paling terkenal di Afrika Selatan.

Entah apa sejarahnya dan siapa yang memulai pertama kali mengecat rumah dengan warna-warni di sini. Yang pasti, Desa Bo-Kapp selalu mencuri hati para turis yang melancong ke sana.

Mungkin, ini adalah desa warna-warni paling unik di dunia. Rainbow Family Village merupakan desa yang ada di bagian luar Taichung, Taiwan. Desa ini dipenuhi warna-warni dan lukisan di tiap sudutnya, dari rumah, tembok hingga jalanan.

Pelukisnya adalah Huang Yung Fu ini yang dijuluki Grandpa Rainbow. Sehari-harinya, Grandpa Rainbow mewarnai desa tersebut sedikit demi sedikit. Dia membuat suasana desa kembali bersinar dengan warna cerah dan aneka lukisan. Menurut beberapa sumber, Granda melukis desa karena sedang bosan.

Tapi di lain sisi, beredar kabar kalau itu adalah cara dia untuk menjaga dari penggusuran. Sebabnya, hanya Grandpa saja yang kini tinggal di sana dan rumornya desa tersebut akan digusur untuk dibangun ulang oleh pemerintah setempat. Tapi hingga kini, desa pelangi tersebut masih jadi destinasi wisata yang unik untuk turis.

Mungkin, ini adalah desa warna-warni paling unik di dunia. Rainbow Family Village merupakan desa yang ada di bagian luar Taichung, Taiwan. Desa ini dipenuhi warna-warni dan lukisan di tiap sudutnya, dari rumah, tembok hingga jalanan.

Pelukisnya adalah Huang Yung Fu ini yang dijuluki Grandpa Rainbow. Sehari-harinya, Grandpa Rainbow mewarnai desa tersebut sedikit demi sedikit. Dia membuat suasana desa kembali bersinar dengan warna cerah dan aneka lukisan. Menurut beberapa sumber, Granda melukis desa karena sedang bosan.

Tapi di lain sisi, beredar kabar kalau itu adalah cara dia untuk menjaga dari penggusuran. Sebabnya, hanya Grandpa saja yang kini tinggal di sana dan rumornya desa tersebut akan digusur untuk dibangun ulang oleh pemerintah setempat. Tapi hingga kini, desa pelangi tersebut masih jadi destinasi wisata yang unik untuk turis.

(aff/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads