Adalah White Desert, nama sebuah operator tur yang menyelenggarakan tur ini. Dari BBC, Jumat (28/3/2014), tur ini menjanjikan menginap di Antartika, dekat dengan penguin selama akhir musim semi dan musim panas atau antara bulan November dan Desember.
Perjalanan seru ini bisa wisatawa awali dengan penerbangan dari Cape Town, Afrika Selatan, ke wilayah Dronning Maud Land di timur antartika. Yang unik, pesawat Anda akan mendarat landasan pacu yang berada tepat di atas es.
Setelah melalui perjalanan panjang sekitar 5 jam, turis akan tiba di Whichaway. Inilah kamp yang dijanjikan White Desert. Kamp ini ramah lingkungan karena hanya menggunakan sinar matahari dan angin sebagai sumber energi.
Ada sekitar 6 rumah kecil mirip Igloo dalam kamp ini. Masing-masing rumah terbuat dari fiber yang tahan angin dan memiliki diameter 6 meter.
Masuk ke dalam kamar penginapan, turis akan dihadapkan dengan ruangan yang sangat nyaman. Di dalam kamar kecil ini terdapat ruang tamu mini, kompor, karpet, perpustakaan, peta, tempat tidur untuk dua orang dan kamar mandi.
Tak perlu bingung untuk sarapan. Makanan akan disajikan oleh koki Afsel yang profesional. Beberapa menu yang disuguhkan adalah steak, salmon dengan wasabi dan sampanye.
Selama berada di kamp, turis tidak hanya bisa menikmati pemandangan yang didominasi warna putih. Masih banyak kegiatan yang bisa dilakukan, seperti gua es, main es atau tur melihat penguin.
Namun untuk bisa ikut, Anda harus melakukan reservasi terlebih dahulu melalui situs resmi White Desert. Tur biasanya dilakukan selama 8-10 hari dengan akomodasi maksimal untuk 12 orang. Biayanya 18.000-57.000 Euro atau Rp 282-895 juta. Mahal, tapi sepertinya sebanding dengan pengalaman yang didapatkan.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru