Mengutip Reuters, Rabu (14/5/2014), berikut 10 replika keajaiban dunia di berbagai penjuru China, bagian pertama:
|
(Reuters)
|
1. Sphinx
|
(Reuters)
|
Replika Sphinx ini menjadi bagian dari taman hiburan yang tak kunjung rampung. Namun tempat ini juga sering dijadikan lokasi syuting film dan serial televisi.
1. Sphinx
|
(Reuters)
|
Replika Sphinx ini menjadi bagian dari taman hiburan yang tak kunjung rampung. Namun tempat ini juga sering dijadikan lokasi syuting film dan serial televisi.
2. Menara Eiffel
|
(Lang Lang/Reuters)
|
Replika ini berlokasi di lahan kosong antara gedung pemukiman. Di sini juga traveler bisa melihat penduduk lokal bertani di sekitar replika menara.
2. Menara Eiffel
|
(Lang Lang/Reuters)
|
Replika ini berlokasi di lahan kosong antara gedung pemukiman. Di sini juga traveler bisa melihat penduduk lokal bertani di sekitar replika menara.
3. Colosseum
|
(Paul Yeung/Reuters)
|
Colosseum di Macau tak kalah megah dengan aslinya. Replika ini juga menjadi salah satu spot favorit turis untuk berfoto.
3. Colosseum
|
(Paul Yeung/Reuters)
|
Colosseum di Macau tak kalah megah dengan aslinya. Replika ini juga menjadi salah satu spot favorit turis untuk berfoto.
4. Menara Pisa
|
(China Photos/Reuters)
|
Meski begitu, jika Anda berfoto di depannya, tak tampak perbedaan sama sekali. Menara berwarna putih itu tetap miring seperti aslinya.
4. Menara Pisa
|
(China Photos/Reuters)
|
Meski begitu, jika Anda berfoto di depannya, tak tampak perbedaan sama sekali. Menara berwarna putih itu tetap miring seperti aslinya.
5. Sydney Opera House
|
(David Gray/Reuters)
|
Traveler bahkan bisa jalan kaki melewati Sydney Harbour Bridge. Kedua replika ini berlokasi di tengah Kota Beijing.
5. Sydney Opera House
|
(David Gray/Reuters)
|
Traveler bahkan bisa jalan kaki melewati Sydney Harbour Bridge. Kedua replika ini berlokasi di tengah Kota Beijing.
Halaman 2 dari 12











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa