Kebanyakan makanan kontroversial ini berasal dari hewan yang dianggap akan punah. Namun sayangnya, malah jadi makanan khas di beberapa daerah ini. Ditengok dari CNN, Kamis (12/6/2014) inilah 5 makanan khas paling kontroversial di dunia:
|
(George Wilkson/CNN)
|
1. Republik Dominika: Katak raksasa
|
(George Wilkson/CNN)
|
Kini, Republik Dominika dan Montserrat saja yang masih menjadikan kodok langka ini sebagai menu biasa di tempat makan atau restoran. Tapi, usahakan untuk tidak perlu mencoba makanan tersebut saat melancong ke sana ya!
1. Republik Dominika: Katak raksasa
|
(George Wilkson/CNN)
|
Kini, Republik Dominika dan Montserrat saja yang masih menjadikan kodok langka ini sebagai menu biasa di tempat makan atau restoran. Tapi, usahakan untuk tidak perlu mencoba makanan tersebut saat melancong ke sana ya!
2. Kongo: Gorila
|
(Marianne Hinson/CNN)
|
Tidak kurang dari 400 gorila mati karena hadirnya kuliner yang satu ini. Tak bisa dipungkiri, daging gorila asap adalah salah satu alasan mengapa gorila hampir punah di bumi ini. Masalahnya, gorila merupakan salah satu hewan yang tidak terlalu aktif bereproduksi.
2. Kongo: Gorila
|
(Marianne Hinson/CNN)
|
Tidak kurang dari 400 gorila mati karena hadirnya kuliner yang satu ini. Tak bisa dipungkiri, daging gorila asap adalah salah satu alasan mengapa gorila hampir punah di bumi ini. Masalahnya, gorila merupakan salah satu hewan yang tidak terlalu aktif bereproduksi.
3. China: Sirip hiu
|
(Harmon/CNN)
|
Sayangnya, di sana, menu hewan hampir punah ini masih legal. Sehingga, mereka bisa dengan santai mengkonsumsi sup sirip hiu tersebut. Namun akhir-akhir ini, sudah banyak maskapai dan hotel di China yang menghapus menu tersebut di daftar makanan khas mereka.
3. China: Sirip hiu
|
(Harmon/CNN)
|
Sayangnya, di sana, menu hewan hampir punah ini masih legal. Sehingga, mereka bisa dengan santai mengkonsumsi sup sirip hiu tersebut. Namun akhir-akhir ini, sudah banyak maskapai dan hotel di China yang menghapus menu tersebut di daftar makanan khas mereka.
4. Cayman Island: Penyu hijau
|
(Bernard Spragg/CNN)
|
Legal hukumnya menjadikan penyu hijau sebagai makanan yang bisa dikonsumsi, dan legal juga menjadikan mereka hewan ternak. Namun ilegal jika daging penyu tersebut diekspor atau dijual ke luar pulau tersebut. Meski begitu, ada baiknya untuk tidak turut mengkonsumsi makanan tersebut saat traveling ke sana.
4. Cayman Island: Penyu hijau
|
(Bernard Spragg/CNN)
|
Legal hukumnya menjadikan penyu hijau sebagai makanan yang bisa dikonsumsi, dan legal juga menjadikan mereka hewan ternak. Namun ilegal jika daging penyu tersebut diekspor atau dijual ke luar pulau tersebut. Meski begitu, ada baiknya untuk tidak turut mengkonsumsi makanan tersebut saat traveling ke sana.
5. China: Trenggiling
|
(Zachary A Cava/CNN)
|
Kebanyakan, trenggiling dibuat sup dengan bentuk yang masih utuh. Agar tidak sulit mengupas kulitnya yang keras, para pemburu biasanya mengambil anak trenggiling yang masih kecil. Namun, saat ini sudah ilegal hukumnya untuk berburu hewan tersebut.
5. China: Trenggiling
|
(Zachary A Cava/CNN)
|
Kebanyakan, trenggiling dibuat sup dengan bentuk yang masih utuh. Agar tidak sulit mengupas kulitnya yang keras, para pemburu biasanya mengambil anak trenggiling yang masih kecil. Namun, saat ini sudah ilegal hukumnya untuk berburu hewan tersebut.
6. Filipina: Balut
|
(Justin Calderon/CNN)
|
Setelah itu, balut akan diberi campuran garam, cabai, bawang putih dan cabai. Pertama yang diseruput adalah cairan yang ada di dalam telur baru kemudian badannya yang sudah agak keras. Masyarakat Filipina biasa memakan ini bersama bir.
6. Filipina: Balut
|
(Justin Calderon/CNN)
|
Setelah itu, balut akan diberi campuran garam, cabai, bawang putih dan cabai. Pertama yang diseruput adalah cairan yang ada di dalam telur baru kemudian badannya yang sudah agak keras. Masyarakat Filipina biasa memakan ini bersama bir.
Halaman 2 dari 14












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam