Wisata Religi Islam di Amerika, Bisa Lho!
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Wisata Religi

Wisata Religi Islam di Amerika, Bisa Lho!

- detikTravel
Kamis, 10 Jul 2014 12:10 WIB
Wisata Religi Islam di Amerika, Bisa Lho!
(masjidmalcolmshabazz.com)
New York - Tujuan wisata religi umat Muslim biasanya adalah Arab Saudi atau kawasan Timur Tengah. Jangan salah, umat Muslim yang melancong ke AS juga bisa melakukan wisata religi Islam. Ada 5 tempat yang bisa dikunjungi, apa saja?

Tahukah Anda, Negeri Paman Sam rupanya memiliki masjid-masjid cantik dan museum tentang sejarah dan kebudayaan Islam. Disusun detikTravel, Kamis (10/7/2014) berikut 5 tempat wisata Islam di Amerika:

1. Mississippi Muslim Museum, Jackson

(muslimmuseum.org)
Mississippi Muslim Museum berada Mississippi Arts Center, 201 East Pascagoula Street, Jackson yang meupakan ibukota Negara Bagian Mississippi. Museum ini berdiri sejak tahun 2001 yang punya visi untuk mengenalkan kepada wisatawan tentang sejarah dan kebudayaan Islam. Museum ini buka dari hari Senin-Jumat.

Sejarah dan kebudayaan Islam bisa dilihat di papan-papan informasi pada dinding-dinding museum. Lalu, ada juga artefak kuno berupa tulisan ayat-ayat Al Quran yang didapat dari berbagai belahan di dunia. Yang unik, ada pakaian-pakaian umat Muslim di berbagai negara yang berbeda namun tetap bertujuan untuk menjaga aurat.

Mississippi Muslim Museum sedang mengadakan pameran tentang Kota Timbuktu. Kota yang ada di Mali, Afrika ini adalah pusat dari penyebaran Islam di Afrika pada abad ke-15 dan abad ke-16. Wisatawan bisa mengenal bagaimana Islam disebarkan dan menjadi pedoman hidup masyarakat Afrika.

Mississippi Muslim Museum punya informasi mengenai toleransi kehidupan beragama antara Islam dan agama-agama lainnya. Seperti, bagaimana khalifah Umar bin Khattab memberi jaminan kehidupan kepada masyarakat Jerusalem saat sekitar tahun 600 Masehi. Saat itu, Umar bin Khattab membiarkan umat Kristen dan Yahudi untuk beribadah sesuai kepercayaan masing-masing. Kegiatan ibadah tiap umat pun terjamin keamanannya.

2. Audubon Ballroom, New York

(CNN Travel)
Salah satu tokoh Muslim yang paling tersohor di AS adalah Malcolm X. Dia seorang mualaf yang berpengaruh terhadap perjuangan HAM dari kaum kulit hitam. Dia berjuang melalui Nation of Islam untuk memerangi rasisme.

Tempat bersejarah untuk mengenang kisah hidup dan perjuangannya adalah di Audubon Ballroom, New York. Audubon Ballroom adalah sebuah teater, ruang dansa dan konser musik. Dulunya tempat ini jadi lokasi pertemuan Afro-American Unity, suatu organisasi yang juga pernah dipimpin Malcolm X. Di tempat ini jugalah, Malcolm X tewas dibunuh pada Februari 1965.

Di lantai dua gedung teater tersebut menjadi tempat The Malcolm X & Dr Betty Shabazz Memorial and Educational Center, yang bisa didatangi wisatawan untuk mengenang Malcolm X. Ada mural yang menggambarkan kehidupan tokoh muslim kulit hitam ini dan ada aneka informasi tentang kehidupannya.

3. The Islamic Center of Washington, Washington

(theislamiccenter.com)
Siapa sangka, rupanya kota Washington punya The Islamic Center of Washington yang berupa masjid dan jadi pusat kebudayaan Islam. Lokasinya berada di Embassy Row, Massachusetts Avenue yang sudah ada sejak tahun 1957.

Bangunan The Islamic Center of Washington pun tak sembarangan. Pembangunan bangunannya ternyata berasal dari sumbangan negara-negara Muslim di dunia, seperti Mesir yang menyumbang lampu perunggu cantik dan kaligrafi yang menghiasi dinding dan langit-langit, Turki menyumbang keramik terbaik dan Iran memberikan karpet persia yang paling bagus.

The Islamic Center of Washington mampu menampung 6.000 jamaah. Wisatawan Muslim bebas datang ke The Islamic Center of Washington kapan saja, untuk mempelajari Islam, belajar membaca Al Quran, belajar bahasa Arab atau mengenal kehidupan umat Muslim di Negeri Paman Sam. Presiden AS beberapa kali ke tempat ini untuk memberikan sambutan terkait perayaan umat Muslim. Tempat yang menarik!

4. Masjid 7, New York

(masjidmalcolmshabazz.com)
Ada yang unik saat Anda berkeliling kawasan Harlem di New York. Di deretan petokoan di sana, ada bangunan berwarna hijau dan atasnya memiliki kubah. Inilah Masjid 7!

Namanya memang terdengar unik dan bikin wisatawan Muslim penasaran. Sejarahnya, masjid ini tempatnya Malcolm X seorang tokoh Muslim yang memperjuangkan kesamaan ras di AS dan milik Nation of Islam, organisasi perkumuplan umat Muslim. Dia diangkat menjadi imam masjid di sana dan selalu mengisi acara khotbah, sebelum keluar dari Nation pf Islam di tahun 1964.

Masjid 7 pun punya sejarah yang panjang. Masjid ini sempat dibom di tahun 1965, tepat pada hari meninggalnya Malcolm X yang tewas dibunuh. Tahun 1972, masjidnya jadi lokasi penembakan seorang polisi.

Kini masjid 7 menjadi pusat pengajaran kebudayaan dan agama Islam di kawasan Harlem. Masjid 7 sebenarnya sudah berganti nama menjadi Masjid Malcolm Shabazz untuk menghormati Malcolm X. Tapi, masih banyak masyarakat setempat yang menyebutnya Masjid 7.

5. America's Islamic Heritage Museum, Washington

(America's Islamic Heritage Museum)
Satu lagi destinasi wisata religi wisatawan Muslim di Washington adalah America's Islamic Heritage Museum. Lokasinya ada di 2315 Martin Luther King Avenue SE, Washington yang baru berdiri tahun 2011 silam.

America's Islamic Heritage Museum berisikan tentang sejarah perkembangan agama Islam di AS. Yang menarik, ada juga biografi tokoh-tokoh Muslim di AS baik di bidang politik atau atlet. Di bidang atlet, ada biografi Muhammad Ali sang petinju tersohor dan Kareem Abdul jabar yang pebasket NBA dengan banyak gelar juara.
Halaman 2 dari 6
Mississippi Muslim Museum berada Mississippi Arts Center, 201 East Pascagoula Street, Jackson yang meupakan ibukota Negara Bagian Mississippi. Museum ini berdiri sejak tahun 2001 yang punya visi untuk mengenalkan kepada wisatawan tentang sejarah dan kebudayaan Islam. Museum ini buka dari hari Senin-Jumat.

Sejarah dan kebudayaan Islam bisa dilihat di papan-papan informasi pada dinding-dinding museum. Lalu, ada juga artefak kuno berupa tulisan ayat-ayat Al Quran yang didapat dari berbagai belahan di dunia. Yang unik, ada pakaian-pakaian umat Muslim di berbagai negara yang berbeda namun tetap bertujuan untuk menjaga aurat.

Mississippi Muslim Museum sedang mengadakan pameran tentang Kota Timbuktu. Kota yang ada di Mali, Afrika ini adalah pusat dari penyebaran Islam di Afrika pada abad ke-15 dan abad ke-16. Wisatawan bisa mengenal bagaimana Islam disebarkan dan menjadi pedoman hidup masyarakat Afrika.

Mississippi Muslim Museum punya informasi mengenai toleransi kehidupan beragama antara Islam dan agama-agama lainnya. Seperti, bagaimana khalifah Umar bin Khattab memberi jaminan kehidupan kepada masyarakat Jerusalem saat sekitar tahun 600 Masehi. Saat itu, Umar bin Khattab membiarkan umat Kristen dan Yahudi untuk beribadah sesuai kepercayaan masing-masing. Kegiatan ibadah tiap umat pun terjamin keamanannya.

Salah satu tokoh Muslim yang paling tersohor di AS adalah Malcolm X. Dia seorang mualaf yang berpengaruh terhadap perjuangan HAM dari kaum kulit hitam. Dia berjuang melalui Nation of Islam untuk memerangi rasisme.

Tempat bersejarah untuk mengenang kisah hidup dan perjuangannya adalah di Audubon Ballroom, New York. Audubon Ballroom adalah sebuah teater, ruang dansa dan konser musik. Dulunya tempat ini jadi lokasi pertemuan Afro-American Unity, suatu organisasi yang juga pernah dipimpin Malcolm X. Di tempat ini jugalah, Malcolm X tewas dibunuh pada Februari 1965.

Di lantai dua gedung teater tersebut menjadi tempat The Malcolm X & Dr Betty Shabazz Memorial and Educational Center, yang bisa didatangi wisatawan untuk mengenang Malcolm X. Ada mural yang menggambarkan kehidupan tokoh muslim kulit hitam ini dan ada aneka informasi tentang kehidupannya.

Siapa sangka, rupanya kota Washington punya The Islamic Center of Washington yang berupa masjid dan jadi pusat kebudayaan Islam. Lokasinya berada di Embassy Row, Massachusetts Avenue yang sudah ada sejak tahun 1957.

Bangunan The Islamic Center of Washington pun tak sembarangan. Pembangunan bangunannya ternyata berasal dari sumbangan negara-negara Muslim di dunia, seperti Mesir yang menyumbang lampu perunggu cantik dan kaligrafi yang menghiasi dinding dan langit-langit, Turki menyumbang keramik terbaik dan Iran memberikan karpet persia yang paling bagus.

The Islamic Center of Washington mampu menampung 6.000 jamaah. Wisatawan Muslim bebas datang ke The Islamic Center of Washington kapan saja, untuk mempelajari Islam, belajar membaca Al Quran, belajar bahasa Arab atau mengenal kehidupan umat Muslim di Negeri Paman Sam. Presiden AS beberapa kali ke tempat ini untuk memberikan sambutan terkait perayaan umat Muslim. Tempat yang menarik!

Ada yang unik saat Anda berkeliling kawasan Harlem di New York. Di deretan petokoan di sana, ada bangunan berwarna hijau dan atasnya memiliki kubah. Inilah Masjid 7!

Namanya memang terdengar unik dan bikin wisatawan Muslim penasaran. Sejarahnya, masjid ini tempatnya Malcolm X seorang tokoh Muslim yang memperjuangkan kesamaan ras di AS dan milik Nation of Islam, organisasi perkumuplan umat Muslim. Dia diangkat menjadi imam masjid di sana dan selalu mengisi acara khotbah, sebelum keluar dari Nation pf Islam di tahun 1964.

Masjid 7 pun punya sejarah yang panjang. Masjid ini sempat dibom di tahun 1965, tepat pada hari meninggalnya Malcolm X yang tewas dibunuh. Tahun 1972, masjidnya jadi lokasi penembakan seorang polisi.

Kini masjid 7 menjadi pusat pengajaran kebudayaan dan agama Islam di kawasan Harlem. Masjid 7 sebenarnya sudah berganti nama menjadi Masjid Malcolm Shabazz untuk menghormati Malcolm X. Tapi, masih banyak masyarakat setempat yang menyebutnya Masjid 7.

Satu lagi destinasi wisata religi wisatawan Muslim di Washington adalah America's Islamic Heritage Museum. Lokasinya ada di 2315 Martin Luther King Avenue SE, Washington yang baru berdiri tahun 2011 silam.

America's Islamic Heritage Museum berisikan tentang sejarah perkembangan agama Islam di AS. Yang menarik, ada juga biografi tokoh-tokoh Muslim di AS baik di bidang politik atau atlet. Di bidang atlet, ada biografi Muhammad Ali sang petinju tersohor dan Kareem Abdul jabar yang pebasket NBA dengan banyak gelar juara.

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads