Jangan bayangkan taman ini seperti taman kota yang kecil yang biasanya kita lihat. Rikugien Garden adalah sebuah taman berukuran besar, yang menyuguhkan panorama cantik serba hijau.
Berada di pusat kota Tokyo, Rikugien Garden bisa dicapai turis dengan menggunakan kereta. Anda bisa turun di Stasiun Komegame dan jalanlah sedikit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk bisa masuk ke dalam, turis diminta membayar biaya masuk sebesar 300 Yen (Rp 34 ribu)/orang. Kemudian, penjaga loket tiket akan memberikan tiket masuk, peta, sekaligus brosur penjelasan mengenai kebun ini. Barulah Anda bisa masuk ke dalam kebun.
Ternyata benar, Rikugien Garden tak seperti Kebun Raya Bogor. Rikugen Garden lebih mirip seperti taman. Semua tanaman ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk yang sangat teratur.
Menurut brosur yang saya terima, bulan April adalah waktu terbaik untuk datang ke Rikugien. Ketika itu, bunga-bunga di sana sedang bermekaran. Warna pink pun mendominasi pandangan.
Sebuah danau besar berada di tengah taman. Bebek dan angsa tampak asyik berenang di tengah danau. Jika menengok ke dalam danau, rupanya ada banyak ikan koi mengisi danau. Motifnya pun beragam. Cantik!
Ketika saya berkunjung, sisa-sisa bunga yang bermekaran masih tersisa, walau hanya sedikit sekali. Tapi semua itu sudah mewakili betapa cantiknya kebun ini saat bunga bermekaran.
Menurut pandangan yang saya lihat, kebun ini rupanya lebih banyak dikunjungi oleh kalangan orang tua ketimbang anak muda. Secara berkelompok mereka berjalan mengitari kebun sembari bercanda tawa dengan teman sebayanya.
Namun ada juga turis yang memanfaatkan waktu dengan membaca di sana. Suasana kebun yang begitu tenang memang asyik dinikmati sambil membaca buku.
(ptr/fay)










































