Cerita Pedagang 'Satu Euro Lima Biji' di Menara Eiffel

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Prancis

Cerita Pedagang 'Satu Euro Lima Biji' di Menara Eiffel

- detikTravel
Jumat, 05 Sep 2014 08:16 WIB
Cerita Pedagang Satu Euro Lima Biji di Menara Eiffel
Para pedagang yang berbahasa Indonesia di Menara Eiffel (Ardhi/detikTravel)
Paris - Jauh-jauh ke Menara Eiffel di Kota Paris, Prancis, turis menantikan orang-orang Prancis yang rupawan dengan bahasa mereka yang terdengar seksi. Namun siapa sangka, ada pedagang yang bisa berbahasa Indonesia!

Aksen bahasa orang Prancis memang terdengar seksi. Namun ketika berada di kawasan Menara Eiffel, apa yang ditemui ternyata jauh dari yang diperkirakan.

"Satu Euro lima biji.... Satu Euro lima biji...!" demikian pekik sejumlah pedagang berbahasa Indonesia yang detikTravel temui di depan Menara Eiffel, Kamis (4/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kaget? Jelas! Siapa sangka bahasa Indonesia begitu mendunia? Namun ketika ditelusuri lebih lanjut, suara dagangan para penjual itu tak lebih dari sekadar rayuan maut untuk menggaet pembeli.

Sebab, yang mereka tahu ya cuma kalimat itu, "Satu Euro lima biji". Tujuannya adalah untuk menunjukkan kepada pelancong dari Indonesia bahwa dagangan mereka, gantungan kunci kecil berbentuk menara Eiffel, harganya satu Euro untuk lima buah.

Di samping tentunya untuk turut membuat pelancong dari Tanah Air kagum sehingga akhirnya tertarik untuk membeli barang dagangan tersebut.

Dilihat dari 'kesigapan' para penjual yang (tanpa bermaksud rasis) hampir seluruhnya berkulit hitam itu, sekaligus menunjukkan bahwa orang Indonesia kaya-kaya. Buktinya. banyak yang berwisata ke menara Eiffel, Paris. Saking banyaknya, para pedagang di sekitar menara Eiffel pun sampai harus punya jurus khusus untuk menggaet pebelanja.

Namun apa hanya bahasa Indonesia yang Indonesia yang mereka bisa? Tenang, Anda jangan ge-er dulu. Toh, nyatanya para penjual ini sudah mempersiapkan diri untuk bergaya dengan beberapa bahasa.

Bahasa lainnya yang juga sempat didengar detikTravel adalah bahasa Arab. "Waahid Euro for khamsa" kata si pedagang. Artinya? Ya sama seperti "Satu Euro lima biji... Satu Euro lima biji...."

(aff/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads