Copenhagen -
Traveling ke kota baru bukan cuma jadi ajang untuk senang-senang ke tempat wisata. Anda juga bisa menjadikan traveling sebagai waktunya mengambil pelajaran dari penduduk setempat, seperti jika datang ke 10 kota paling sehat ini.
Dilongok dari CNN, Senin (8/9/2014) inilah bagian pertama 8 kota paling sehat di dunia:
1. Copenhagen, Denmark
(Fitraya/detikTravel)
|
Copenhagen adalah kota yang ramai dengan hiruk pikuk warganya yang senang bekerja. Datang ke sini turis bisa melihat banyak penduduknya yang sibuk hilir mudik. Terlebih jam kerja di sini sangat panjang. Namun penduduknya tetap bisa menjaga kesehatan.
Rahasianya, meski bekerja banting tulang setiap hari, penduduknya selalu meluangkan waktu untuk liburan bersama keluarga. Mereka juga senang berolahraga di waktu senggang. Inilah rahasianya.
2. Okinawa, Jepang
(CNN)
|
Setelah Copenhagen, kota sehat lain di dunia yang sehat adalah Okinawa di Jepang. Di sini, wisatawan bisa melihat banyak orangtua.
Ya, penduduk di sana memiliki harapan hidup yang lebih tinggi. Wanita di sana hidup bisa hidup sampai 86 tahun, sedangkan pria hidup sampai umur 78 tahun. Angka ini 10 tahun lebih lama dibanding umur manusia lain.
Berdasarkan penelitian, ternyata penduduk kota ini jarang terkena penyakit. Mereka rutin olahraga dan makan makanan yang menyehatkan, seperti sayuran hijau, ubi jalar, kedelai dan ikan.
3. Monte Carlo, Monako
(Dadan/detikTravel)
|
Monte Carlo di Monaco adalah negara lain di dunia dengan angka kematian terendah di dunia. Penyebabnya adalah karena pemerintah yang sangat peduli dengan kesehatan penduduknya.
Layanan kesehatan tersedia dengan sangat baik di sana. Kualitas perawatan selama kehamilan juga sangat baik. Berbagai fasilitas penunjang kesehatan juga tersedia lengkap dan canggih.
4. Melbourne, Australia
(Tourism Victoria Australia)
|
Kota Metropolitan ini menjadi tempat yang disebut layak huni. Kota ini menduduki puncak 140 kota yang disurvei dengan berbagai kriteria terbaik.
Melbourne memiliki nilai yang sangat baik di kategori tingkat kejahatan yang rendah, perawatan kesehatan yang baik, pendidikan, perawatan kesehatan dan gaya hidup yang baik. Kota ini juga bersih. Jalan-jalan ke sana bukan cuma mendapat pengalaman seru di tempat liburan, tapi juga menjadikan tubuh lebih sehat.
Copenhagen adalah kota yang ramai dengan hiruk pikuk warganya yang senang bekerja. Datang ke sini turis bisa melihat banyak penduduknya yang sibuk hilir mudik. Terlebih jam kerja di sini sangat panjang. Namun penduduknya tetap bisa menjaga kesehatan.
Rahasianya, meski bekerja banting tulang setiap hari, penduduknya selalu meluangkan waktu untuk liburan bersama keluarga. Mereka juga senang berolahraga di waktu senggang. Inilah rahasianya.
Setelah Copenhagen, kota sehat lain di dunia yang sehat adalah Okinawa di Jepang. Di sini, wisatawan bisa melihat banyak orangtua.
Ya, penduduk di sana memiliki harapan hidup yang lebih tinggi. Wanita di sana hidup bisa hidup sampai 86 tahun, sedangkan pria hidup sampai umur 78 tahun. Angka ini 10 tahun lebih lama dibanding umur manusia lain.
Berdasarkan penelitian, ternyata penduduk kota ini jarang terkena penyakit. Mereka rutin olahraga dan makan makanan yang menyehatkan, seperti sayuran hijau, ubi jalar, kedelai dan ikan.
Monte Carlo di Monaco adalah negara lain di dunia dengan angka kematian terendah di dunia. Penyebabnya adalah karena pemerintah yang sangat peduli dengan kesehatan penduduknya.
Layanan kesehatan tersedia dengan sangat baik di sana. Kualitas perawatan selama kehamilan juga sangat baik. Berbagai fasilitas penunjang kesehatan juga tersedia lengkap dan canggih.
Kota Metropolitan ini menjadi tempat yang disebut layak huni. Kota ini menduduki puncak 140 kota yang disurvei dengan berbagai kriteria terbaik.
Melbourne memiliki nilai yang sangat baik di kategori tingkat kejahatan yang rendah, perawatan kesehatan yang baik, pendidikan, perawatan kesehatan dan gaya hidup yang baik. Kota ini juga bersih. Jalan-jalan ke sana bukan cuma mendapat pengalaman seru di tempat liburan, tapi juga menjadikan tubuh lebih sehat.
(ptr/ptr)
Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?