Ada tur lewat atap di kawasan kota tua Stockholm. Dilansir oleh detikTravel dari BBC, Kamis (15/1/2015) peserta yang mengikuti tur unik ini akan dibawa melihat Kota Stockholm dari atap Gedung Parlemen yang megah. Beda!
Tur melihat Stockholm lewat atap Gedung Parlemen memang terdengar membahayakan, tapi tentu ada sejumlah prosedur keamanan yang diterapkan. Setiap peserta akan memakai pengaman dengan tali yang dikaitkan, layaknya naik gunung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemandu tur unik ini akan membawa Anda melihat empat pulau utama di Stockholm, yaitu Riddarholmen, Helgeandsholmen, StrΓΆmsborg dan Stadsholmen. Sebagai permulaan, para peserta tur akan dibawa ke atap Gedung Parlemen di Riddarholmen.
Dari atap Gedung Parlemen, Anda dapat melihat bangunan-bangunan tua dari abad ke-13 yang ada di kawasan kota tua Stockholm. Suasana medieval tampak jelas dari atap-atap bangunan yang lancip dan terbuat dari perunggu, dimana tidak tampak dari jalanan.
Walaupun tinggi gedung di Stockholm tidak lebih dari empat lantai, namun setiap bangunannya sangat bersejarah dan punya ciri khas tersendiri. Misalnya ada Katedral Storkyrkan yang juga merupakan gereja pertama. Gereja ini punya empat lonceng seberat enam ton.
Perlahan tapi pasti, peserta tur akan dibuat lupa pada posisi mereka di ketinggian 43 meter. Berhubung atap Gedung Parlemen cukup besar, Anda akan diajak berjalan ke setiap ujungnya untuk melihat Stockholm dari berbagai sisi.
Tur sendiri berakhir bersamaan dengan sunset. Pemandu akan mengajak peserta untuk jalan santai di atap, sambil menikmati sunset cantik dengan latar Stockholm yang menawan. Kemudian, peserta akan dibawa turun kembali ke jalanan sebelum pulang masing-masing
Baca juga soal indahnya Kota Tua Stockholm dari jalanan, bukan dari atapnya. Dijamin membuat Anda betah berlama-lama!
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun