Batu Penis di Tiongkok & 5 Batu Paling Aneh di Dunia
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Batu Penis di Tiongkok & 5 Batu Paling Aneh di Dunia

- detikTravel
Kamis, 22 Jan 2015 19:11 WIB
Batu Penis di Tiongkok & 5 Batu Paling Aneh di Dunia
(njhiking.com)
Medan -

Aneh, itulah yang bakal terucap dari mulut Anda ketika melihat 6 batu yang tersebar di berbagai negara berikut ini. Bayangkan saja, di AS terdapat batu yang bisa bernyanyi sampai di Tiongkok ada batu yang berbentuk seperti penis.

Banyaknya fenomena alam di pelosok dunia yang bisa bikin geleng-geleng kepala. Bahkan, suatu batu saja akan membuat traveler penasaran karena letaknya atau pemandangannya yang tidak biasa.

Disusun detikTravel, Kamis (22/1/2015) berikut 6 batu paling aneh di dunia:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Batu berbentuk tripod di AS

(njhiking.com)
Pegunungan Pyramid di Kinnelon, Negara Bagian New Jersey, AS terkenal dengan suatu batu yang bernama Tripod Rock. Dari namanya saja sudah ketebak, batu itu berbentuk seperti tripod!

Formasinya adalah batu besar seberat 160 ton yang berada di atas tiga batu kecil. Tiga batu kecil tersebut yang jadi penyangganya dengan bentuk segitiga, dua di bagian bawah dengan garis sejajar dan satu lagi ada di bagian atas.

Panjangnya enam meter, lebar tiga meter dan tingginya sekitar 2,5 meter. Yang tak bisa diterima akal sehat, Tripod Rock ini posisinya miring tapi tidak pernah jatuh!

Masyarakat setempat percaya, batu berbentuk tripod ini digunakan oleh orang-orang zaman dulu untuk melihat untuk menentukan tanggalan atau membaca cuaca. Sebagian menilai, Tripod Rock adalah jam matahari primitif. Meski begitu, para peneliti dan arkeolog percaya kalau susunan batunya sudah terbuat secara alami.

2. Batu bernyanyi di AS

(Youtube)
Formasi bebatuan di Ringing Rocks, Pennsylvania, AS ini berbeda dengan formasi bebatuan lain. Jika biasanya batu-batu yang dipukul akan berbunyi 'tuk tuk', maka bebatuan di sana punya bunyi masing-masing!

Ada yang bunyinya seperti suara lencong, ada yang bunyinya seperti besi dan masih banyak lagi. Yang membuatnya makin aneh, antara satu batu dengan yang lain (meski jaraknya berdekatan) punya irama yang berbeda kalau diketuk.

Turis yang datang ke sana pun hanya bisa takjub melihat fenomena seperti itu. Mereka atau Anda dapat mencoba keanehan batunya, dengan cara mengetuknya dengan batu kecil atau dengan palu. Mengapa bisa seperti itu? Belum ada yang tahu jawabannya, meski para arkeolog sekalipun.

3. Batu terbelah dua di Arab Saudi

(Saudi Archaeology)
Al Naslaa, nama suatu batu di Padang Pasir Tayma, yang berlokasi di dekat Kota Tabouk. Batu tersebut terlihat aneh nan unik, sebab terbelah dua secara garis lurus bak ditebas pedang!

Bahkan, batunya sendiri bentuknya begitu besar dan menjulang tinggi. Lalu, di atas dua batu yang terbelah itu memiliki penyangga berupa batu kecil di bagian bawahnya.

Para peniliti dan arkeolog saja bingung oleh belahan pada batunya yang tegak lurus dan tidak pernah jatuh. Ditambah dengan lukisan kuno bergambar kuda dan manusia yang ada di permukaannya.

Belum ada teori yang memuaskan mengenai batu yang terbelah dua ini. Sebagian beranggapan, kandungan mineral yang berada di posisi yang terbelah lebih sedikit, sehingga sebenarnya itu terkikis.

4. Batu 200 ton yang seimbang di Inggris

(geolocation.ws)
Aneh tapi nyata, kata yang tepat untuk menggambarkan Idol Rock di North Yorkshire, Inggris. Inilah batu dengan berat 200 ton yang berada di atas batu kecil sebagai pondasinya dan terlihat seimbang.

Tinggi batunya sendiri mencapai 4,5 meter. Posisinya yang seimbang, seolah berada di luar nalar. Bagaimana bisa, batu tersebut memiliki keseimbangan yang pas dengan hanya batu kecil sebagai pondasinya?

Jawaban para ahli, bebatuan di sana adalah hasil erosi yang berlangsung selama 18.000 tahun lamanya dan secara konstan. Termasuk, si Idol Rock ini.

Batu 200 ton yang seimbang tersebut mungkin kalah pamor dari Stonehenge. Namun bagi traveler yang sudah melihatnya langsung, pasti diam membisu ketika menatap Idol Rock dari dekat.

5. Batu gantung di Indonesia

(Calvin Damas Emil/ACI)
Di Pulau Samosir, Sumut terdapat legenda batu gantung yang bikin penasaran. Batu tersebut berada di pinggiran tebing di Danau Toba yang terlihat bagai sesosok manusia.

Legendanya begini, konon dahulu kala ada seorang gadis cantik di Parapat. Dia dijodohkan dengan seorang pemuda oleh orang tuanya.Β  Apa dinyana, hati sang gadis telah tertambat oleh pemuda lain yang menjadi pujaan hatinya. Dia pun menolak ajakan kedua orang tuanya untuk menikah dengan orang lain dan lebih memilih pujaan hatinya.

Karena sudah malu mengikuti perintah orang tuanya, dia lantas termenung di pinggiran tebing. Ketika malam dan hendak pulang, dirinya malah terperosok ke lubang. Kemudian, dia malah berpikir lebih baik mati dibanding menanggung malu akbiat tidak menuruti perintah ayah ibunya. Dia pun berteriak lantang dari dalam lubang, "Merapatlah..merapatlah."

Dinding lubang tersebut pun merapat dan mengubur sang gadis. Tidak berapa lama kemudian, terjadilah gempa. Tanah di sekitar Danau Toba berguguran dan hanya menyisakan seonggok batu tempat lubang sang gadis tersebut.

Itulah legenda yang begitu santer, legenda batu gantung di Pulau Samosir. Traveler diperbolehkan memotretnya asal tidak mengeluarkan kata-kata kotor yang bisa berdampak buruk. Ketinggian batunya sendiri 20-30 meter.

6. Batu berbentuk penis di Tiongkok

(Youtube)
Gunung Danxia berada di dekat Kota Shaoguan, sebelah utara Provinsi Guandong punya batu yang mampu membuat dahi mengerenyit. Namanya adalah Penis Rock yang berarti batu penis!

Bentuk batunya memang mirip seperti alat kelamin pria. Menjulang tinggi ke atas dan hanya batu itulah satu-satunya yang berbentuk sedemikian rupa di sana. Bisa dibilang aneh, karena bentuk batunya terjadi secara alami.

Untuk melihatnya, Anda harus merogoh kocek sekitar 120 Yuan atau sekitar Rp 240 ribu. Jangan kaget, di tiket masuknya saja sudah terpampang gambar batu penis dan sudah jadi ikon dari Gunung Danxia.

Halaman 2 dari 7
Pegunungan Pyramid di Kinnelon, Negara Bagian New Jersey, AS terkenal dengan suatu batu yang bernama Tripod Rock. Dari namanya saja sudah ketebak, batu itu berbentuk seperti tripod!

Formasinya adalah batu besar seberat 160 ton yang berada di atas tiga batu kecil. Tiga batu kecil tersebut yang jadi penyangganya dengan bentuk segitiga, dua di bagian bawah dengan garis sejajar dan satu lagi ada di bagian atas.

Panjangnya enam meter, lebar tiga meter dan tingginya sekitar 2,5 meter. Yang tak bisa diterima akal sehat, Tripod Rock ini posisinya miring tapi tidak pernah jatuh!

Masyarakat setempat percaya, batu berbentuk tripod ini digunakan oleh orang-orang zaman dulu untuk melihat untuk menentukan tanggalan atau membaca cuaca. Sebagian menilai, Tripod Rock adalah jam matahari primitif. Meski begitu, para peneliti dan arkeolog percaya kalau susunan batunya sudah terbuat secara alami.

Formasi bebatuan di Ringing Rocks, Pennsylvania, AS ini berbeda dengan formasi bebatuan lain. Jika biasanya batu-batu yang dipukul akan berbunyi 'tuk tuk', maka bebatuan di sana punya bunyi masing-masing!

Ada yang bunyinya seperti suara lencong, ada yang bunyinya seperti besi dan masih banyak lagi. Yang membuatnya makin aneh, antara satu batu dengan yang lain (meski jaraknya berdekatan) punya irama yang berbeda kalau diketuk.

Turis yang datang ke sana pun hanya bisa takjub melihat fenomena seperti itu. Mereka atau Anda dapat mencoba keanehan batunya, dengan cara mengetuknya dengan batu kecil atau dengan palu. Mengapa bisa seperti itu? Belum ada yang tahu jawabannya, meski para arkeolog sekalipun.

Al Naslaa, nama suatu batu di Padang Pasir Tayma, yang berlokasi di dekat Kota Tabouk. Batu tersebut terlihat aneh nan unik, sebab terbelah dua secara garis lurus bak ditebas pedang!

Bahkan, batunya sendiri bentuknya begitu besar dan menjulang tinggi. Lalu, di atas dua batu yang terbelah itu memiliki penyangga berupa batu kecil di bagian bawahnya.

Para peniliti dan arkeolog saja bingung oleh belahan pada batunya yang tegak lurus dan tidak pernah jatuh. Ditambah dengan lukisan kuno bergambar kuda dan manusia yang ada di permukaannya.

Belum ada teori yang memuaskan mengenai batu yang terbelah dua ini. Sebagian beranggapan, kandungan mineral yang berada di posisi yang terbelah lebih sedikit, sehingga sebenarnya itu terkikis.

Aneh tapi nyata, kata yang tepat untuk menggambarkan Idol Rock di North Yorkshire, Inggris. Inilah batu dengan berat 200 ton yang berada di atas batu kecil sebagai pondasinya dan terlihat seimbang.

Tinggi batunya sendiri mencapai 4,5 meter. Posisinya yang seimbang, seolah berada di luar nalar. Bagaimana bisa, batu tersebut memiliki keseimbangan yang pas dengan hanya batu kecil sebagai pondasinya?

Jawaban para ahli, bebatuan di sana adalah hasil erosi yang berlangsung selama 18.000 tahun lamanya dan secara konstan. Termasuk, si Idol Rock ini.

Batu 200 ton yang seimbang tersebut mungkin kalah pamor dari Stonehenge. Namun bagi traveler yang sudah melihatnya langsung, pasti diam membisu ketika menatap Idol Rock dari dekat.

Di Pulau Samosir, Sumut terdapat legenda batu gantung yang bikin penasaran. Batu tersebut berada di pinggiran tebing di Danau Toba yang terlihat bagai sesosok manusia.

Legendanya begini, konon dahulu kala ada seorang gadis cantik di Parapat. Dia dijodohkan dengan seorang pemuda oleh orang tuanya.Β  Apa dinyana, hati sang gadis telah tertambat oleh pemuda lain yang menjadi pujaan hatinya. Dia pun menolak ajakan kedua orang tuanya untuk menikah dengan orang lain dan lebih memilih pujaan hatinya.

Karena sudah malu mengikuti perintah orang tuanya, dia lantas termenung di pinggiran tebing. Ketika malam dan hendak pulang, dirinya malah terperosok ke lubang. Kemudian, dia malah berpikir lebih baik mati dibanding menanggung malu akbiat tidak menuruti perintah ayah ibunya. Dia pun berteriak lantang dari dalam lubang, "Merapatlah..merapatlah."

Dinding lubang tersebut pun merapat dan mengubur sang gadis. Tidak berapa lama kemudian, terjadilah gempa. Tanah di sekitar Danau Toba berguguran dan hanya menyisakan seonggok batu tempat lubang sang gadis tersebut.

Itulah legenda yang begitu santer, legenda batu gantung di Pulau Samosir. Traveler diperbolehkan memotretnya asal tidak mengeluarkan kata-kata kotor yang bisa berdampak buruk. Ketinggian batunya sendiri 20-30 meter.

Gunung Danxia berada di dekat Kota Shaoguan, sebelah utara Provinsi Guandong punya batu yang mampu membuat dahi mengerenyit. Namanya adalah Penis Rock yang berarti batu penis!

Bentuk batunya memang mirip seperti alat kelamin pria. Menjulang tinggi ke atas dan hanya batu itulah satu-satunya yang berbentuk sedemikian rupa di sana. Bisa dibilang aneh, karena bentuk batunya terjadi secara alami.

Untuk melihatnya, Anda harus merogoh kocek sekitar 120 Yuan atau sekitar Rp 240 ribu. Jangan kaget, di tiket masuknya saja sudah terpampang gambar batu penis dan sudah jadi ikon dari Gunung Danxia.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads