Paris -
Candi Borobudur, Angkor Wat, dan Great Barrier Reef adalah beberapa Situs Warisan Dunia UNESCO yang terkenal. Namun tahukah Anda, ada 8 situs UNESCO yang super indah dan masih jarang dikunjungi wisatawan. Apa saja?
Hampir semua Situs Warisan Dunia yang dicanangkan UNESCO patut dikunjungi. Namun dari semuanya, ada beberapa situs super cantik yang masih jarang terdengar di telinga wisatawan.
BACA JUGA: 8 Situs UNESCO yang Super Indah, Tapi Kurang Dikenal (1)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip CNN, Selasa (3/2/2015), berikut 8 Situs Warisan Dunia UNESCO yang cantik namun belum banyak didatangi turis, bagian kedua:
5. Reunion Island, Prancis
(CNN)
|
Prancis tak melulu soal Paris, atau Menara Eiffel yang jadi ikonnya. Reunion Island adalah situs UNESCO yang masih jarang didatangi wisatawan. Pulau ini diisi 2 gunung berapi yang masih mengeluarkan lahar.
Dua gunung tersebut adalah Piton de Neiges dan Piton de la Fournaise. Selain trekking, cara terbaik menikmati panorama lahar panas adalah dengan tur helikopter.
6. Jiuzhaigou, Tiongkok
(CNN)
|
Dalam bahasa Tionghoa, Jiuzhaigou berarti 'lembah dari 9 desa'. Taman nasional ini punya beberapa danau dan air terjun yang luar biasa cantik. Danaunya bahkan disebut-sebut sebagai yang paling biru di dunia.
Jiuzhaigou juga menjadi habitat asli panda, snow leopard, juga burung hantu endemik yang hidup di hutan lebatnya.
7. Te Wahipounamu, Selandia Baru
(CNN)
|
Te Wahipounamu yang terletak di South Island, Selandia Baru, mencakup 4 wilayah Taman Nasional. Tak heran, hampir semua 'keajaiban alam' bisa ditemukan di sini.
BACA JUGA: Danau di Selandia Baru Ini Disebut 'Tempat Mandi Setan'
Traveler bisa melihat Mount Cook, gunung tertinggi Selandia Baru dengan ketinggian 3.755 mdpl. Ada pula gletser terbesar, hutan tertinggi, pesisir paling terpencil, juga fjord dan danau terdalam di Selandia Baru.
8. Skocjan Caves, Slovenia
(CNN)
|
Skocjan Caves di Skocjan, Slovenia, adalah salah satu gua terbesar sedunia. Luas totalnya mencapai 45.000 hektar, dan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1986. Selain ruangan-ruangan raksasa di bawah tanah, di dalam Skocjan Caves mengalir sungai yakni Reka River dan danau yang disebut Dead Lake.
BACA JUGA: Slovenia Punya 'Grand Canyon' Bawah Tanah
Skocjan Caves juga disebut-sebut sebagai salah satu gua tertua di dunia. Wisatawan bisa mengikuti tur lengkap dengan pemandu, dengan harga mulai dari 15 Euro (Rp 233.000) untuk dewasa dan 7 Euro (Rp 108.000) untuk anak-anak.
Prancis tak melulu soal Paris, atau Menara Eiffel yang jadi ikonnya. Reunion Island adalah situs UNESCO yang masih jarang didatangi wisatawan. Pulau ini diisi 2 gunung berapi yang masih mengeluarkan lahar.
Dua gunung tersebut adalah Piton de Neiges dan Piton de la Fournaise. Selain trekking, cara terbaik menikmati panorama lahar panas adalah dengan tur helikopter.
Dalam bahasa Tionghoa, Jiuzhaigou berarti 'lembah dari 9 desa'. Taman nasional ini punya beberapa danau dan air terjun yang luar biasa cantik. Danaunya bahkan disebut-sebut sebagai yang paling biru di dunia.
Jiuzhaigou juga menjadi habitat asli panda, snow leopard, juga burung hantu endemik yang hidup di hutan lebatnya.
Te Wahipounamu yang terletak di South Island, Selandia Baru, mencakup 4 wilayah Taman Nasional. Tak heran, hampir semua 'keajaiban alam' bisa ditemukan di sini.
BACA JUGA: Danau di Selandia Baru Ini Disebut 'Tempat Mandi Setan'
Traveler bisa melihat Mount Cook, gunung tertinggi Selandia Baru dengan ketinggian 3.755 mdpl. Ada pula gletser terbesar, hutan tertinggi, pesisir paling terpencil, juga fjord dan danau terdalam di Selandia Baru.
Skocjan Caves di Skocjan, Slovenia, adalah salah satu gua terbesar sedunia. Luas totalnya mencapai 45.000 hektar, dan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1986. Selain ruangan-ruangan raksasa di bawah tanah, di dalam Skocjan Caves mengalir sungai yakni Reka River dan danau yang disebut Dead Lake.
BACA JUGA: Slovenia Punya 'Grand Canyon' Bawah Tanah
Skocjan Caves juga disebut-sebut sebagai salah satu gua tertua di dunia. Wisatawan bisa mengikuti tur lengkap dengan pemandu, dengan harga mulai dari 15 Euro (Rp 233.000) untuk dewasa dan 7 Euro (Rp 108.000) untuk anak-anak.
(sst/sst)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru