8 Situs UNESCO dengan Cerita Mengerikan (2)

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

8 Situs UNESCO dengan Cerita Mengerikan (2)

- detikTravel
Rabu, 04 Feb 2015 16:29 WIB
8 Situs UNESCO dengan Cerita Mengerikan (2)
(CNN)
Agra - Tempat-tempat bersejarah di dunia seringkali menyimpan cerita kelam di baliknya. Mulai dari pertumpahan darah sampai kisah pemberontakan, berikut 8 situs UNESCO dengan cerita menyedihkan di baliknya.

Kisah penguburan paksa pekerja Makam Kaisar Qin di Tiongkok, sampai ratapan Shah Jahan yang mati sambil menatap keagungan Taj Mahal buatannya dari penjara. Dilansir dari CNN, Rabu (4/2/2015) berikut 8 cerita menyedihkan dibalik 8 situs UNESCO, bagian kedua:

5. Aigai, Yunani

(CNN)
Kisah Alexander Agung dari Macedonia yang telah menaklukkan setengah dari dunia memang luar biasa. Adapun di balik kehebatan ceritanya, tersimpan cerita pembunuhan ayahnya, Raja Phillip II. Makamnya pun ada di Desa Aigai, Yunani.

Alkisah pada masa kejayaan Raja Phillip II, ia malah dibunuh di Aigai Theater oleh salah satu penjaganya, Pausanias of Orestis. Kematiannya sontak membuat Alexander muda naik tahta dan langsung jadi raja.

Penemuan makam Raja Phillip II di Aigai pada tahun 1977, disebut-sebut sebagai salah satu penemuan terbesar di abad ke 20. Nyatanya, desa kecil di bagian utara Yunani tersebut merupakan ibukota kuno Macedonia.

6. Masada, Israel

(CNN)
Terletak pada ketinggian 400 meter dari Laut Mati, reruntuhan Masada tetap sulit dicapai hingga hari ini. Alkisah Masada atau Metzada yang berarti benteng dalam bahasa Yahudi, dibangun oleh Raja Herod antara tahun 37 dan 31 sebelum masehi.

Tujuan dari dibangunnya benteng tersebut adalah untuk melindungi Kerajaan Yahudi dari serangan musuh, termasuk Ratu Cleopatra dari Mesir. Adapun pada masa perang Judeo-Roman, Masada menjadi tempat pelarian kaum Yahudi.

Masada memang tidak pernah ditembus, sampai akhirnya tentara Romawi membangun tangga setinggi 113 meter dan menjebolnya. Para pemimpin Yahudi yang menamakan dirinya Sicarii atau pemegang belati, akhirnya memilih bunuh diri ketimbang takluk.

7. Royal Palaces of Abomey, Benin

(CNN)
Komplek Royal Palace Abomey di Benin, disebut sebagai situs warisan dunia UNESCO yang terdiri dari 12 bangunan berlantai dua yang didekor indah. Dahulu, tempat tersebut merupakan ibukota dari Dahomey yang ditemukan oleh Raja Wegbaja.

Uniknya, Royal Palace of Abomey dibangun di atas kuburan musuhnya, Kepala Suku Dan. Tidak hanya itu, istananya juga dijaga oleh para wanita yang dikenal sebagai wanita Amazon yang tangguh dan terlatih sejak kecil.

Namun akhirnya para kaum Amazon tersebut harus takluk pada tahun 1984 di bawah penjajah Prancis. Adapun peninggalannya masih ada di Benin dan terbuka untuk umum.

8. Agra Fort, India

(CNN)
India sudah tentu terkenal dengan Taj Mahal yang merupakan bukti cinta Shah Jahan kepada istrinya. Namun dibalik keindahan Taj Mahal, terdapat kisah memilukan Shah Jahan, sang raja yang membuatnya.

Karena pemberontakan, Shah Jahan akhirnya harus takluk di bawah putranya yang kejam, Aurangzeb. Setelah digulingkan dari kekuasaannya, Shah Jahan pun diasingkan dan dikurung pada dalah satu ruangan di Agra Fort, benteng ciptaan kakeknya, Akbar.

Dari ruangannya di Agra Fort, Shah Jahan terpaksa melihat keindahan Taj Mahal dari balik jendela sampai akhir sisa hidupnya. Sungguh takdir yang kejam.
Halaman 2 dari 5
Kisah Alexander Agung dari Macedonia yang telah menaklukkan setengah dari dunia memang luar biasa. Adapun di balik kehebatan ceritanya, tersimpan cerita pembunuhan ayahnya, Raja Phillip II. Makamnya pun ada di Desa Aigai, Yunani.

Alkisah pada masa kejayaan Raja Phillip II, ia malah dibunuh di Aigai Theater oleh salah satu penjaganya, Pausanias of Orestis. Kematiannya sontak membuat Alexander muda naik tahta dan langsung jadi raja.

Penemuan makam Raja Phillip II di Aigai pada tahun 1977, disebut-sebut sebagai salah satu penemuan terbesar di abad ke 20. Nyatanya, desa kecil di bagian utara Yunani tersebut merupakan ibukota kuno Macedonia.

Terletak pada ketinggian 400 meter dari Laut Mati, reruntuhan Masada tetap sulit dicapai hingga hari ini. Alkisah Masada atau Metzada yang berarti benteng dalam bahasa Yahudi, dibangun oleh Raja Herod antara tahun 37 dan 31 sebelum masehi.

Tujuan dari dibangunnya benteng tersebut adalah untuk melindungi Kerajaan Yahudi dari serangan musuh, termasuk Ratu Cleopatra dari Mesir. Adapun pada masa perang Judeo-Roman, Masada menjadi tempat pelarian kaum Yahudi.

Masada memang tidak pernah ditembus, sampai akhirnya tentara Romawi membangun tangga setinggi 113 meter dan menjebolnya. Para pemimpin Yahudi yang menamakan dirinya Sicarii atau pemegang belati, akhirnya memilih bunuh diri ketimbang takluk.

Komplek Royal Palace Abomey di Benin, disebut sebagai situs warisan dunia UNESCO yang terdiri dari 12 bangunan berlantai dua yang didekor indah. Dahulu, tempat tersebut merupakan ibukota dari Dahomey yang ditemukan oleh Raja Wegbaja.

Uniknya, Royal Palace of Abomey dibangun di atas kuburan musuhnya, Kepala Suku Dan. Tidak hanya itu, istananya juga dijaga oleh para wanita yang dikenal sebagai wanita Amazon yang tangguh dan terlatih sejak kecil.

Namun akhirnya para kaum Amazon tersebut harus takluk pada tahun 1984 di bawah penjajah Prancis. Adapun peninggalannya masih ada di Benin dan terbuka untuk umum.

India sudah tentu terkenal dengan Taj Mahal yang merupakan bukti cinta Shah Jahan kepada istrinya. Namun dibalik keindahan Taj Mahal, terdapat kisah memilukan Shah Jahan, sang raja yang membuatnya.

Karena pemberontakan, Shah Jahan akhirnya harus takluk di bawah putranya yang kejam, Aurangzeb. Setelah digulingkan dari kekuasaannya, Shah Jahan pun diasingkan dan dikurung pada dalah satu ruangan di Agra Fort, benteng ciptaan kakeknya, Akbar.

Dari ruangannya di Agra Fort, Shah Jahan terpaksa melihat keindahan Taj Mahal dari balik jendela sampai akhir sisa hidupnya. Sungguh takdir yang kejam.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads