6 Hal Menyebalkan yang Biasa Anda Temui di Hotel

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

6 Hal Menyebalkan yang Biasa Anda Temui di Hotel

- detikTravel
Selasa, 03 Mar 2015 07:46 WIB
6 Hal Menyebalkan yang Biasa Anda Temui di Hotel
(Thinkstock)
Jakarta - Hotel merupakan salah satu mata rantai traveling yang penting. Hotel adalah tempat beristirahat dan mengisi tenaga para traveler. Namun ternyata, ada 6 hal menyebalkan di hotel yang mungkin pernah Anda alami sendiri.

Suatu situs pencarian traveling, Skyscanner pernah melansir aneka hal menyebalkan yang biasa traveler temui di hotel. Dari kamar sebelah yang berisik sampai sulitnya mengatur suhu air di dalam kamar mandi.

Seperti yang ditengok detikTravel, Selasa (3/3/2015) berikut 6 hal menyebalkan yang biasa Anda temui di hotel:

1. Room boy yang menanti tip

(Thinkstock)
Room boy atau pelayan kamar bertugas mengantarkan barang dan melayani permintaan tamu. Bukan rahasia lagi, mereka kadang suka meminta tip jika sudah membantu Anda. Misalnya, seperti membawa tas dari lobi ke kamar atau membawakan makanan.

Bagi sebagian traveler, mungkin tak masalah dengan memberikan tip secara sukarela. Namun sebagian lainnya, mungkin merasa tak perlu memberinya karena mereka sudah digaji oleh hotel. Kadang, hanya memberi ucapan terima kasih saja.

Namun yang disayangkan, beberapa room boy yang tidak diberi tip itu kadang suka menunggu lama di pintu kamar. Mereka juga sering berlama-lama di dalam kamar dengan cara menjelaskan aneka perabot sampai menunjukan channel televisi. Atau malah, mereka tak segan untuk langsung meminta tip dengan cara tersenyum malu.

Bagi Anda yang mau langsung istirahat, ulah room boy seperti itu dirasa menyebalkan. Semuanya kembali kepada Anda, mau kasih agar mereka cepat pergi, atau mau berdebat dulu.

2. Kamar sebelah yang berisik

(Thinkstock)
Tiap tamu di hotel punya kepribadian amsing-masing. Ada yang peduli terhadap lingkungan sekitar, dengan cara tidak membuat gaduh agar tidak menganggu kenyamanan orang yang menginap di sebelah kamarnya. Sayang, ada saja orang yang kebalikan dari itu.

Mereka yang suka membuat gaduh dan berisik itulah, yang dianggap sebagai tamu yang menyebalkan. Terang saja, Anda yang ahrusnya tidur dan beristirahat malah dibuat naik pitam gara-gara suara dari kamar mereka yang terlalu kencang.

Untuk menghadapi orang-orang seperti itu, baiknya dengan kepala dingin. Ajak ngomong baik-baik supaya masalah cepat selesai. Kalau tak bisa juga, langsung adukan ke pihak hotel. Ingat, jangan mau menganggu orang lain kalau tidak mau diganggu orang lain ya!

3. WiFi yang lemot padahal bayar

(Thinkstock)
Beberapa hotel menawarkan fasilitas WiFi yang tidak gratis. Traveler harus membayar sejumlah uang, agar bisa internet-an di kamar untuk mengupload foto di media sosial atau memposting cerita perjalanan.

Yang paling menyebalkan, adalah ketika jaringan WiFi malah lemot alias tersendat-sendat. Anda yang harusnya asyik mengupload foto, justru dibikin gigit jari. Sudah keluar uang yang tidak sedikit, tapi WiFi-nya malah lemot. Lebih baik cari gratisan saja deh di kafe-kafe!

4. Orang yang bisa melihat ke dalam kamar Anda

(Thinkstock)
Kalau poin ini, khusus bagi traveler yang menginap di hotel yang berada di pusat kota. Hotelnya dikelilingi oleh gedung-gedung pencakar langit, yang mana di sana juga banyak pekerja kantoran.

Siapa yang tidak suka, ketika ada orang yang celingak-celinguk melihat kamar hotel Anda dari kejauhan. Privasi pun terganggu, kala liburan dengan santai dan tenang malah harus was-was dilihat orang. Anda pun tak bebas keluar kamar untuk berada di balkon. Sebal bukan?

5. Ada tanda 'Do not Disturb', tapi pelayan kamar tetap masuk

(Thinkstock)
Di dalam kamar hotel, tersedia aneka tanda yang bisa digantungkan di pintu. Salah satunya yang sering dipakai, yakni tanda larangan menganggu alias 'Do Not Disturb'. Itu biasa dipakai traveler, agar tidak ada pelayan kamar atau lainnya untuk mengetuk pintu dan nyelonong masuk.

Sayangnya, beberapa pelayan kamar atau orang lain banyak yang menganggap itu hanya hiasan saja atau ulah iseng. Padahal, bisa jadi kala itu sang penghuni memang ingin beristirahat seharian di kamar. Siapa yang tak sebal, kalau sudah dipasang tanda tersebut tapi tidak diindahkan.

6. Suhu air di kamar mandi yang sulit diatur

(Thinkstock)
Inilah hal yang menyebalkan yang biasa Anda temui di hotel, yakni suhu air di kamar mandi yang sulit diatur. Anda yang sudah kedinginan dan mau menghangatkan badan, langsung menyetel kran agar mengeluarkan air panas.

Namun kadang, airnya terlambat panas dan Anda harus menanti beberapa menit. Selain itu, biasanya kalau sudah panas, butuh waktu tak sedikit lagi agar airnya menjadi dingin. Sebel banget!
Halaman 2 dari 7
Room boy atau pelayan kamar bertugas mengantarkan barang dan melayani permintaan tamu. Bukan rahasia lagi, mereka kadang suka meminta tip jika sudah membantu Anda. Misalnya, seperti membawa tas dari lobi ke kamar atau membawakan makanan.

Bagi sebagian traveler, mungkin tak masalah dengan memberikan tip secara sukarela. Namun sebagian lainnya, mungkin merasa tak perlu memberinya karena mereka sudah digaji oleh hotel. Kadang, hanya memberi ucapan terima kasih saja.

Namun yang disayangkan, beberapa room boy yang tidak diberi tip itu kadang suka menunggu lama di pintu kamar. Mereka juga sering berlama-lama di dalam kamar dengan cara menjelaskan aneka perabot sampai menunjukan channel televisi. Atau malah, mereka tak segan untuk langsung meminta tip dengan cara tersenyum malu.

Bagi Anda yang mau langsung istirahat, ulah room boy seperti itu dirasa menyebalkan. Semuanya kembali kepada Anda, mau kasih agar mereka cepat pergi, atau mau berdebat dulu.

Tiap tamu di hotel punya kepribadian amsing-masing. Ada yang peduli terhadap lingkungan sekitar, dengan cara tidak membuat gaduh agar tidak menganggu kenyamanan orang yang menginap di sebelah kamarnya. Sayang, ada saja orang yang kebalikan dari itu.

Mereka yang suka membuat gaduh dan berisik itulah, yang dianggap sebagai tamu yang menyebalkan. Terang saja, Anda yang ahrusnya tidur dan beristirahat malah dibuat naik pitam gara-gara suara dari kamar mereka yang terlalu kencang.

Untuk menghadapi orang-orang seperti itu, baiknya dengan kepala dingin. Ajak ngomong baik-baik supaya masalah cepat selesai. Kalau tak bisa juga, langsung adukan ke pihak hotel. Ingat, jangan mau menganggu orang lain kalau tidak mau diganggu orang lain ya!

Beberapa hotel menawarkan fasilitas WiFi yang tidak gratis. Traveler harus membayar sejumlah uang, agar bisa internet-an di kamar untuk mengupload foto di media sosial atau memposting cerita perjalanan.

Yang paling menyebalkan, adalah ketika jaringan WiFi malah lemot alias tersendat-sendat. Anda yang harusnya asyik mengupload foto, justru dibikin gigit jari. Sudah keluar uang yang tidak sedikit, tapi WiFi-nya malah lemot. Lebih baik cari gratisan saja deh di kafe-kafe!

Kalau poin ini, khusus bagi traveler yang menginap di hotel yang berada di pusat kota. Hotelnya dikelilingi oleh gedung-gedung pencakar langit, yang mana di sana juga banyak pekerja kantoran.

Siapa yang tidak suka, ketika ada orang yang celingak-celinguk melihat kamar hotel Anda dari kejauhan. Privasi pun terganggu, kala liburan dengan santai dan tenang malah harus was-was dilihat orang. Anda pun tak bebas keluar kamar untuk berada di balkon. Sebal bukan?

Di dalam kamar hotel, tersedia aneka tanda yang bisa digantungkan di pintu. Salah satunya yang sering dipakai, yakni tanda larangan menganggu alias 'Do Not Disturb'. Itu biasa dipakai traveler, agar tidak ada pelayan kamar atau lainnya untuk mengetuk pintu dan nyelonong masuk.

Sayangnya, beberapa pelayan kamar atau orang lain banyak yang menganggap itu hanya hiasan saja atau ulah iseng. Padahal, bisa jadi kala itu sang penghuni memang ingin beristirahat seharian di kamar. Siapa yang tak sebal, kalau sudah dipasang tanda tersebut tapi tidak diindahkan.

Inilah hal yang menyebalkan yang biasa Anda temui di hotel, yakni suhu air di kamar mandi yang sulit diatur. Anda yang sudah kedinginan dan mau menghangatkan badan, langsung menyetel kran agar mengeluarkan air panas.

Namun kadang, airnya terlambat panas dan Anda harus menanti beberapa menit. Selain itu, biasanya kalau sudah panas, butuh waktu tak sedikit lagi agar airnya menjadi dingin. Sebel banget!

(shf/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads