Kota kuno Maya di Copan, bisa jadi merupakan salah satu alasan utama traveler untuk mengunjungi Honduras. Dilansir detikTravel dari situs UNESCO, Rabu (1/4/2015) kota kuno suku Maya tersebut disebut-sebut sebagai kota Maya yang hilang.
Ditemukan pada tahun 1570 oleh Diego Garcia de Palacio, reruntuhan Copan yang dahulu ditinggalkan oleh Suku maya pada awal abad ke 10. Dahulu, Copan memang berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan agama di seluruh Lembah Copan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika berkunjung ke sini, Anda masih dapat menemukan hieroglif, termasuk kuil dengan 63 anak tangga kuno. Selain itu, terdapat juga Las Sepulturas, komplek bersejarah di sekitar Copan yang sering kali terlewatkan oleh para traveler.
Kemudian terdapat juga Casa K'inich Children's Museum yang menyimpan koleksi artefak Copan, disertai dengan informasi dalam tiga bahasa, Inggris, Spanyol, dan bahasa Maya Chorti.
Bagi Anda yang suka burung, tidak jauh dari Copan juga terdapat Macaw Mountain, sebuah taman ekologi khusus burung. Anda bisa bermain dengan burung macaw sambil belajar konservasinya, sangat edukatif!
Apabila menggemari sejarah dan budaya Suku Maya, tentunya reruntuhan Suku Maya di Copan, Honduras, bisa menjadi salah satu rekomendasi.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5