Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Jun 2015 15:25 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Risih, Banyak Pasangan Ciuman di Belanda

Johanes Randy Prakoso
Redaksi Travel
Ilustrasi (Thinkstock)
Ilustrasi (Thinkstock)
Amsterdam - Benua Eropa tidak hanya maju dan indah, namun juga bebas secara pergaulan. Jika singgah ke Belanda misalnya, jangan heran jika melihat pasangan yang berciuman di tempat umum.

Public Display Affection (PDA), begitu orang menyebut aktivitas bermesraan di depan umum. Sejumlah negara Eropa memang sudah sangat terbuka untuk urusan berciuman di tempat umum, namun ada juga beberapa negara yang untuk urusan yang bersifat personal itu tetap dijaga di area privat.

Tapi Belanda sepertinya adalah kelompok yang pertama. detikTravel pun Kamis (4/6/2015) sempat mewawancarai seorang traveler bernama Dimas yang pernah traveling ke Amsterdam di Belanda, dan menyaksikan hal tersebut secara langsung.

"Awalnya rada shock ya, melihat pasangan yang ciuman mesra di pinggir kanal di Amsterdam," ujar Dimas.

Kota Amsterdam di Belanda memang terkenal sangat bebas. Bebas tidak hanya untuk urusan bermesraan, bahkan ganja dan prostitusi saja juga dilegalkan. Kalau boleh disebut, Amsterdam itu ibaratnya 'sin city' di Eropa.

"Saya juga lihat banyak pasangan yang berciuman di pinggir jalan, ya mereka cuek-cuek saja. Orang di sekelilingnya juga nggak menegur gitu," ujar Dimas.

Privasi dan kebebasan memang sangat dijunjung tinggi di beberapa negara Eropa, tidak terkecuali di Belanda. Selama tindakan Anda tidak mengganggu kepentingan orang lain, itu dianggap tidak ada masalah.

"Saya sih awalnya kaget, tapi lama-lama kok jadi ngiri ya. Kebetulan waktu itu saya traveling solo juga dan kebetulan single," canda Dimas sambil tertawa.

Ya, berciuman di tempat umum memang merupakan hal lumrah di Belanda dan beberapa negara Eropa lainnya. Bermesraan memang tidak mengganggu, namun tentunya sangat mengusik hati para traveler jomblo yang bepergian sendiri seperti Dimas.

Tapi itu di Eropa ya, kalau traveler coba-coba melakukan hal tersebut di Indonesia atau negara lainnya, bisa-bisa Anda malah jadi tontonan orang atau bahkan diomeli. Lain ladang memang lain belalang.

(rdy/fay)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED