Bekas Bunker Perang di 4 Kota Ini Disulap Jadi Tempat Wisata

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bekas Bunker Perang di 4 Kota Ini Disulap Jadi Tempat Wisata

Kurnia Yustiana - detikTravel
Selasa, 09 Jun 2015 16:35 WIB
Bekas Bunker Perang di 4 Kota Ini Disulap Jadi Tempat Wisata
(albania.al)
Tirana - Saat Perang Dunia II berlangsung, banyak bunker yang dibangun sebagai perlindungan. Setelah perang usai, bunker itu seringkali terbengkalai. Bunker di 4 kota di Eropa ini pun akhirnya berubah fungsi menjadi tempat wisata.

Wisata ke bekas bunker Perang Dunia II maupun Perang Dingin, bisa menjadi alternatif destinasi bagi traveler pecinta sejarah. Di sana, traveler bisa liburan sambil mengenang masa-masa sulit di zaman perang.

Dikumpulkan detikTravel, Kamis (9/6/2015) berikut 4 kota dengan bunker bekas perang yang berubah fungsi menjadi tempat wisata:

1. Tirana, Albania

(albania.al)
Albania memang punya banyak bunker yang dibangun sejak puluhan tahun yang lalu. Rata-rata bunker di Albania punya bagian atas yang mirip dengan jamur. Dari sekian banyak yang dibangun, ada sebuah bunker rahasia milik diktator komunis Enver Hoxha di kawasan Kota Tirana.

Bunker tersebut dibangun tahun 1970-an untuk berlindung dari serangan bom nuklir. Bunker dibangun dengan ketinggian 100 meter di bawah tanah, memiliki 106 ruangan dan terdiri dari 5 lantai. Hingga Perang Dingin berakhir, bunker ini belum pernah digunakan oleh Enver Hoxha.

Pada akhir tahun 2014 lalu, bunker rahasia ini dibuka untuk turis. Bagian dalam bunker ditata sedemikian rupan menjadi museum. Koleksi yang ditampilakan adalah benda-benda peninggalan zaman Perang Dunia II dan Perang Dingin.

2. Konjic, Bosnia Herzegovina

(Reuters)
Di Konjic, Bosnia Herzegovina, ada sebuah bunker rahasia milik mantan presiden pertama Yugoslavia, Josip Broz Tito. Bunker dibangun sekitar tahun 1953-1979, dengan luas 604 m2 dan sedalam 280 meter dari permukaan tanah. Dulunya, letak bunker sangat rahasia dan hanya diketahui beberapa orang saja.

Setelah Josip Broz Tito meninggal di tahun 1980, keberadaan bunker itu diketahui oleh publik. Bunker difungsikan sebagai pabrik senjata sebelum akhirnya diubah sebagai tempat pameran seni Biennale of Contemporary Art di tahun 2011, 2013 dan 2015.

Melihat kesuksesan pameran seni yang diselenggarakan di bunker, sekelompok seniman Bosnia kemudian merencakan untuk merubahnya menjadi Museum Perang Dingin. Traveler nantinya bisa melihat koleksi benda peninggalan perang, dalam suasana militer yang kental.

3. Berlin, Jerman

(berlinstory-bunker.de)
Berlin di Jerman punya banyak bunker yang dibangun saat zaman perang. Dari sekian banyak bunker, salah satunya kini digunakan sebagai tempat wisata uji nyali. Bunker itu sering disebut dengan nama Gruselkabinett, letaknya di Schonberger Strasse 23a.

Gruselkabinett merupakan bunker pada zaman Perang Dunia II yang berdiri sejak tahun 1943. Bunker ini dulunya digunakan sebagai tempat perlindungan para tentara. Kabarnya, pada bagian bawah bunker ada sebuah terowongan tersembunyi yang sering digunakan untuk melarikan diri.

Bunker berlantai 3 ini sekarang dialih fungsikan sebagai tempat uji nyali untuk traveler. Tiap lantai bunker dengan sejarah panjang ini diberi tema berbeda, yaitu museum bunker, rumah hantu dan pengobatan zaman dulu.

Berbagai diorama yang membuat bulu kuduk berdiri pun dipajang, seperti orang yang kakinya diamputasi dengan gergaji, percobaan transfusi darah hewan untuk manusia hingga tengkorak yang terlihat di setiap sudut ruangan. Hantu pria yang kepalanya putus juga bisa traveler temui di ruangan yang gelap dan lembab. Hiii!

4. Oberhausen, Jerman

(Fitraya/detikTravel)
Jerman punya bunker yang diyakini sebagai tempat bunuh diri Adolf Hitler pada penghujung Perang Dunia II. Sebenarnya bunker ini ada di Berlin, namun sudah hancur dan kini telah menjadi tempat parkir mobil untuk komplek apartemen. Nah, replika bunker akan dibangun di Oberhausen dan digunakan sebagai tempat wisata.

Pembangunan replika bunker digagas oleh pihak Museum Top Secret. Replika bunker dibuat untuk wisata edukasi, bukan sebagai penghormatan bagi Hitler yang pernah melakukan kekejaman ketika Nazi berkuasa. Maka nantinya bingkai kosong berwarna hitam akan dipajang untuk menggantikan foto Adolf Hitler.

Pembangunan replika bunker diharapkan bisa selesai pada musim panas tahun ini. Penasaran ingin berkunjung?
Halaman 2 dari 5
Albania memang punya banyak bunker yang dibangun sejak puluhan tahun yang lalu. Rata-rata bunker di Albania punya bagian atas yang mirip dengan jamur. Dari sekian banyak yang dibangun, ada sebuah bunker rahasia milik diktator komunis Enver Hoxha di kawasan Kota Tirana.

Bunker tersebut dibangun tahun 1970-an untuk berlindung dari serangan bom nuklir. Bunker dibangun dengan ketinggian 100 meter di bawah tanah, memiliki 106 ruangan dan terdiri dari 5 lantai. Hingga Perang Dingin berakhir, bunker ini belum pernah digunakan oleh Enver Hoxha.

Pada akhir tahun 2014 lalu, bunker rahasia ini dibuka untuk turis. Bagian dalam bunker ditata sedemikian rupan menjadi museum. Koleksi yang ditampilakan adalah benda-benda peninggalan zaman Perang Dunia II dan Perang Dingin.

Di Konjic, Bosnia Herzegovina, ada sebuah bunker rahasia milik mantan presiden pertama Yugoslavia, Josip Broz Tito. Bunker dibangun sekitar tahun 1953-1979, dengan luas 604 m2 dan sedalam 280 meter dari permukaan tanah. Dulunya, letak bunker sangat rahasia dan hanya diketahui beberapa orang saja.

Setelah Josip Broz Tito meninggal di tahun 1980, keberadaan bunker itu diketahui oleh publik. Bunker difungsikan sebagai pabrik senjata sebelum akhirnya diubah sebagai tempat pameran seni Biennale of Contemporary Art di tahun 2011, 2013 dan 2015.

Melihat kesuksesan pameran seni yang diselenggarakan di bunker, sekelompok seniman Bosnia kemudian merencakan untuk merubahnya menjadi Museum Perang Dingin. Traveler nantinya bisa melihat koleksi benda peninggalan perang, dalam suasana militer yang kental.

Berlin di Jerman punya banyak bunker yang dibangun saat zaman perang. Dari sekian banyak bunker, salah satunya kini digunakan sebagai tempat wisata uji nyali. Bunker itu sering disebut dengan nama Gruselkabinett, letaknya di Schonberger Strasse 23a.

Gruselkabinett merupakan bunker pada zaman Perang Dunia II yang berdiri sejak tahun 1943. Bunker ini dulunya digunakan sebagai tempat perlindungan para tentara. Kabarnya, pada bagian bawah bunker ada sebuah terowongan tersembunyi yang sering digunakan untuk melarikan diri.

Bunker berlantai 3 ini sekarang dialih fungsikan sebagai tempat uji nyali untuk traveler. Tiap lantai bunker dengan sejarah panjang ini diberi tema berbeda, yaitu museum bunker, rumah hantu dan pengobatan zaman dulu.

Berbagai diorama yang membuat bulu kuduk berdiri pun dipajang, seperti orang yang kakinya diamputasi dengan gergaji, percobaan transfusi darah hewan untuk manusia hingga tengkorak yang terlihat di setiap sudut ruangan. Hantu pria yang kepalanya putus juga bisa traveler temui di ruangan yang gelap dan lembab. Hiii!

Jerman punya bunker yang diyakini sebagai tempat bunuh diri Adolf Hitler pada penghujung Perang Dunia II. Sebenarnya bunker ini ada di Berlin, namun sudah hancur dan kini telah menjadi tempat parkir mobil untuk komplek apartemen. Nah, replika bunker akan dibangun di Oberhausen dan digunakan sebagai tempat wisata.

Pembangunan replika bunker digagas oleh pihak Museum Top Secret. Replika bunker dibuat untuk wisata edukasi, bukan sebagai penghormatan bagi Hitler yang pernah melakukan kekejaman ketika Nazi berkuasa. Maka nantinya bingkai kosong berwarna hitam akan dipajang untuk menggantikan foto Adolf Hitler.

Pembangunan replika bunker diharapkan bisa selesai pada musim panas tahun ini. Penasaran ingin berkunjung?

(krn/fay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads