Cappadocia, Kota Batu yang Super Unik di Turki
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Turki

Cappadocia, Kota Batu yang Super Unik di Turki

Sudrajat - detikTravel
Jumat, 12 Jun 2015 08:23 WIB
Cappadocia, Kota Batu yang Super Unik di Turki
Suasana di Cappadocia, kota gua yang unik (Sudrajat/detikTravel)
Cappadocia - Cappadocia adalah destinasi wisata yang unik di Turki. Masyarakat Turki di zaman dahulu melubangi bebatuan untuk dijadikan rumah dan toko. Bahkan ada banyak gereja bawah tanah dan gua-gua yang mengagumkan.

Lava bekas letusan gunung merapi beberapa ribu tahun sebelum masehi di Cappadocia membentuk perbukitan berwarna putih. Pada abad ke-2 masehi, umat Nasrani yang pertama menetap di sekitar Derinkuyu, salah satu kawasan di Cappadocia, pindah ke wilayah ini.

Karena tekstur batu yang tak terlalu keras, mereka melubangi batu-batu untuk dijadikan hunian, membangun toko makanan, kincir air, penampungan air, hingga mengembangkan kawasan hunian untuk jangka waktu lama. Untuk menjalankan ibadah, mereka juga membuat semacam gereja bawah tanah lengkap dengan ruangan untuk pengakuan dosa.

"Dari kajian para arkeolog diperkirakan ada lebih dari seribu gereja di Cappadocia dengan konstruksi dan dekorasi yang indah," kata Ramadan Dogan yang memandu detikTravel bersama rombongan Franchiser Zoya, Rabu (10/6/2015). Trip ini dipimpin Komisaris Shafira Corporation (Shafco) Gilarsi Wahyu Setijono.

Hingga kini lukisan dan hiasan gereja masih bisa dinikmati di dinding gereja batu. Bahkan di kawasan wisata Goreme Open Air Museum, di Cappocadia, terdapat Dark Church. Disebut gereja gelap, karena memang memiliki sedikit jendela sehingga sinar matahari kurang bisa menyelinap masuk.

Untuk mengimbanginya, gambar-gambar di dinding gereja ini memiliki warna-warni yang mencolok. Ada 20-an gambar di sekeliling dinding maupun bagian atap gereja. Yakni gambar Maria dan Yesus, adegan perjamuan terakhir (Last Supper), maupun Judas sang pengkhianat Yesus. Tapi untuk menikmati itu semua para pengunjung dikenai tiket tambahan 10 Lira Turki (Rp 49 ribu).

(shf/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads