Tokyo menjadi salah satu kota tujuan bagi para wisatawan di seluruh dunia. Beberapa obyek wisata yang tak biasa adalah Tokyo Bay Aqua Line dan Umi Hotaru Rest Area Park.
detikTravel selama dua hari berada di kota Tokyo pada hari Sabtu-Minggu, 17-18 Oktober 2015. Pada hari Sabtu, (17/10/2015) rombongan mengunjungi kedua tempat itu. Sejak hari Jumat sore hingga Sabtu pagi Tokyo diguyur hujan rintik-rintik dengan suhu udara berkisar 20 derajat Celcius.
Kedua tempat ini letaknya tidak jauh dari Kota Tokyo sekitar 1,5 jam perjalanan menggunakan mobil. Kedua tempat ini masuk wilayah Prefektur Chiba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tokyo Bay Aqua-Line memiliki panjang lebih kurang 15,1 kilometer. Panjang terowongan yang berada di bawah teluk atau laut sekitar 9,6 km. Sedangkan jembatan memiliki panjang sekitar 4,4 km.
"Pembangunan terowongan ini selesai pada sekitar tahun 1997. Kita nanti saat berada di area Umi Hotaru bisa melihat langsung mata bor yang dulu digunakan untuk menggali terowongan," ungkap Edo, seorang driver sekaligus pemandu wisata yang asli Sumatera Utara itu.
Umi Hotaru berada di tengah yang merupakan titik potong jembatan-terowongan. Umi Hotaru dirancang menjadi tempat wisata semacam rest area, yang lengkap dengan tempat parkir luas dan bertingkat yang mampu menampung ratusan mobil.
Obyek wisata yang menyerupai sebuah kapal besar itu juga dilengkapi dengan restoran, toko-toko dan berbagai fasilitas hiburan.
Dari lantai empat rest area tersebut, kita dapat menyaksikan Gunung Fuji, Yokohama Bay Bridge, Yokohama Minato Mirai, Yokohama Landmark Tower, Gunung Tanzawa dan Tsurumi Tsubasa Bridge.
"Kalau cuaca cerah tidak mendung atau berkabut dengan angin yang bertiup kencang seperti sekarang ini, kita bisa menyaksikan lima tempat dari kejauhan di Umi Hotaru," ungkap Mahmudi Fukumoto, warga Indonesia asal Jawa Timur yang turut mendampingi rombongan.
Menurut Mahmudi, fasilitas yang ada di rest area tersebut sangat komplit mulai dari restoran, mini market, tempat penjualan suvenir. Semua fasilitas berada di sisi utara dan selatan dengan bagian tengah sebagai jalan utama masuk. Toilet juga selalu bersih dan ada petugas cleaning service yang selalu membersihkan semua tempat yang ada di tempat itu.
"Pada hari libur seperti hari Sabtu dan Minggu, tempat itu selalu ramai dengan orang Jepang yang berliburan akhir pekan," kata Mahmudi.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara