Kalau berkunjung ke Belanda, jangan berdiam di Amsterdam. Cobalah datangi kota-kota keren lainnya, Maastricht misalnya. Banyak alasan untuk berkunjung ke sana.
Maastricht adalah nama kota yang terletak di ujung selatan Belanda. Kota ini berbatasan langsung dengan Belgia dan Jerman, sehingga masyarakatnya punya dialek bahasa yang sedikit berbeda.
Banyak hal seru yang detikTravel jumpai saat berkunjung ke Maastricht beberapa waktu lalu. Setidaknya ada 4 alasan Anda wajib mengunjungi Maastricht saat berkesempatan traveling ke Belanda. Berikut daftarnya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kruisherenhotel Maastricht (Sastri/detikTravel)
1. Bangunan bersejarah
Maastricht adalah salah satu kota tertua di Belanda. Pada abad ke-13, kota ini diduduki bangsa Romawi. Lima abad kemudian, Maastricht diinvasi pasukan Napoleon Bonaparte. Jejak-jejak sejarah masih berbekas saat Perang Dunia II berlangsung di abad ke-20.
Tak heran Maastricht penuh bangunan bersejarah. Namun, yang paling menarik adalah cara pemerintah setempat memelihara gedung-gedung bersejarah ini. Tempat detikTravel menginap yang bernama Kruisherenhotel Maastricht menempati bekas biara peninggalan abad ke-15. Namun, bangunan aslinya tidak dirombak. Pihak hotel, atas persetujuan Pemkot setempat, membuat bangunan baru di dalamnya.
Hal serupa dikakukan pada Selexyz Dominicanen, toko buku yang menempati bekas gereja abad ke-13. Setidaknya ada 7 gereja kuno berusia ratusan tahun yang 'disulap' menjadi berbagai fasilitas umum, dari gym sampai toko buku.
Kota mode-nya Belanda (Sastri/detikTravel)
2. Kota mode
Area pusat kota (city centre) di Maastricht dipenuhi jalanan berbatu, sangat nyaman untuk berjalan kaki. Begitu menginjakkan kaki di city centre, dijamin, Anda langsung menganut paham 'shop til you drop'!
Maastricht dikenal sebagai fashion city-nya Belanda. Dari toko yang menjual produk lokal sampai brand-deretan butik brand kenamaan dunia, semuanya ada di city centre Maastricht. Ini berarti, wisata belanja yang disuguhkan Kota Maastricht bisa dijangkau dari semua kalangan.
Shopping lanes di Maastricht terbagi jadi beberapa kawasan. Stokstraat dan Rechtstraat misalnya, penuh deretan butik eksklusif seperti Hermes, Hugo Boss, Tommy Hilfinger, juga ZARA dan H&M. Kawasan Bredestraat penuh toko yang menjual produk lokal berkualitas, dari jaket, sepatu, sampai aksesori.
Anda yang punya cukup bujet belanja bisa menyambangi 'creme de la creme' di Stokstraat. Dress, gaun malam, aksesori hingga perhiasan, semuanya dibuat oleh tangan. Siap-siap kalap!
Jalanan Kota Maastricht (Sastri/detikTravel)
3. Berbatasan dengan Belgia dan Jerman
Sebagai kota paling selatan Belanda, Maastricht berbatasan langsung dengan Jerman dan Belgia. Dari stasiun Maastricht Centraal, Anda bisa melanglangbuana ke kota-kota di kedua negara itu dalam waktu beberapa jam saja.
Bahkan, Anda bisa melakukan day trip ke Brussels atau Bruges di Belgia. Jarak tempuhnya hanya 2-3 jam dari Kota Maastricht.

2 jam naik kereta dari Amsterdam (Sastri/detikTravel)
4. Hanya 2 jam dari Amsterdam
Meski terletak di ujung selatan Belanda, Maastricht bisa dicapai dengan waktu tempuh hanya 2 jam dari Amsterdam. Anda tinggal naik Intercity Train dari stasiun Amsterdam Centraal. Kereta adalah transportasi paling nyaman dan efisien di Belanda. Tak sedikit Intercity Train yang terdiri dari 2 dek (double-decker). Lengkap dengan WiFi gratis!
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung Ditarik ke Politik, Jokowi: Nggak Nyambung
Detik Mencekam di Udara, Instruktur Lompat dari Pesawat, Siswa Ambil Alih Kokpit
Terpopuler: 5 Destinasi Dekat Sydney yang Wajib Dikunjungi bagi Pecinta Alam-Kuliner