Ini adalah Festival Kembang Api Yanshui Beehive. Digelar setiap tahun di Tainan, Taiwan. Ditengok dari CNN, Kamis (18/2/2016), festival ini digelar setiap hari ke-14 dan 15 di Tahun Baru China. Tahun ini, berarti festival akan digelar pada tanggal 21 dan 22 Februari 2016.
Tidak seperti kebanyakan festival kembang api yang meledak di udara, yang satu ini membuncah tak jauh dari penonton. Karena sesuai dengan namanya, kembang api yang meledak di sini juga seperti lebah. Terbakar dan meliuk di antara penonton festival.
(Dave Tacon/CNN)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada asal usul mengapa festivalnya begitu mengerikan. Di akhir abad ke-19, kawasan Tainan dilanda wabah kolera. Yanshui Beehive pun diadakan untuk mengusir roh jahat yang dianggap membawa wabah tersebut.
(Dave Tacon/CNN)
Pada kenyataanya, memang wabah itu hilang setelah festival kembang api ini. Namun yang membuat hilang adalah sulfur dari sekian banyak kembang api, dan juga bunyi kembang api yang memekakkan telinga membuat tikus yang membawa kolera akhirnya pergi ketakutan.
Dari sanalah, festival ini dilanjutkan dan dianggap menjadi hal penting untuk melancarkan urusan selama sepanjang tahun. Kembang api ini disematkan dalam tiang atau bentuk sesuatu. Dalam satu tiang bisa ada ribuan kembang api yang akan meledak.
Kembang api ini dianggap sebagai persembahan untuk Dewa Guan Gong. Meski menghabiskan uang cukup banyak, namun masyarakat tidak masalah sama sekali memberi persembahan ini.
(Dave Tacon/CNN)
Festival ini menarik perhatian banyak wisatawan. Jika Anda juga penasaran, bisa mendatangi Kuil Wu Miao di Tainan, Taiwan. Jangan lupa pakai pelindung tubuh ya! (shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5