Banyak bandara yang melabelkan diri sebagai ramah lingkungan, namun tak ada yang bisa menandingi Galapagos Ecological Airport. Bandara ini terletak di Kepulauan Galapagos, Ecuador, yang terkenal oleh ragam fauna langka dan menjadi lokasi penelitian.
Galapagos Ecological Airport dibangun pada 2012, 80% bangunannya terbuat dari material daur ulang. Tak hanya itu, seluruh bagian bandara menggunakan sinar matahari dan angin sebagai sumber tenaga!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua pencahayaan di bandara ini berasal dari ventilasi alami. Konsep ramah lingkungan dikedepankan untuk kelangsungan habitat flora dan fauna yang hidup di Galapagos National Park.
Padahal, membuat bandara ramah lingkungan di tempat ini merupakan hal yang sulit. Ini karena Galapagos Ecological Airport terletak di pulau tak berpenghuni yakni Baltra Island. Destinasi favorit di sini adalah gunung berapi tempat lahirnya teori evolusi Charles Darwin.
Galapagos Ecological Airport tak melayani penerbangan dari negara lain, turis hanya bisa mengaksesnya dari bandara di ibukota Ecuador yakni Quito.
Tampak luar (Galapagos Ecological Airport)
80% bangunan dibuat dari material daur ulang (Galapagos Ecological Airport)
Bangku dari material ramah lingkungan (Galapagos Ecological Airport) (sst/sst)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA
Petaka Selfie, Turis Tewas di Tebing Pantai Semeti Lombok