Apabila umumnya museum menampilkan koleksi barang bersejarah, lain halnya dengan Museum Penyesalan atau Casa de Los Lamentos di Meksiko. Dilihat detikTravel dari laman Facebook Casa de Los Lamentos, Senin (28/3/2016) museum yang dahulunya merupakan bekas lokasi pembunuhan itu menampilkan berbagai koleksi berdarah.
Terletak di Kota Guajanato, pada awalnya Museum Penyesalan merupakan kediaman dari seorang pekerja tambang Meksiko yang bernama Tadeo Fulgencio Mejia. Namun malang, hidupnya yang normal perlahan berubah ketika ditinggal mati oleh istrinya yang bernama Constanza de la Rivera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Display tentang ilmu hitam (Casa de Los Lamentos/Facebook)
Demi kecintaan terhadap istrinya, ia pun konon diketahui melakukan sejumlah pembunuhan. Naas, Tadeo malah mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Tidak diketahui dengan jelas berapa banyak orang yang ia bunuh, selain ditemukan sejumlah tulang manusia di bawah kediamannya.
Kini rumah berdarah itu pun masih ada dan diubah menjadi Museum Penyesalan. Traveler yang datang ke sana pun dapat melihat langsung diorama Tadeo yang dikelilingi tengkorak dan rantai, serta berbagai display berbau ilmu hitam.
Menurut masyarakat sekitar, arwah Tadeo dan para korbannya diketahui masih bergentayangan di dalam rumah tersebut. Bahkan ada yang pernah mendengar ratapan dan suara tangis dari para korban yang dibunuh oleh Tadeo.
Bagi Anda yang mengaku bernyali dan tengah liburan ke Meksiko, mungkin tertarik untuk datang ke Museum Penyesalan di Guanajuato. Museum buka dari pukul 10.00-19.00 waktu setempat.
Diorama Tadeo (Casa de Los Lamentos/Facebook) (sst/sst)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten