Naik Balon Udara, Turunnya Melipat 'Sleeping Bag' Raksasa

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Australia

Naik Balon Udara, Turunnya Melipat 'Sleeping Bag' Raksasa

Afif Farhan - detikTravel
Rabu, 30 Mar 2016 16:30 WIB
Melipat balon udara, seru juga! (Afif/detikTravel)
Gold Coast -

Pengalaman naik balon udara, tidak hanya didapat saat melayang di angkasa. Begitu turun, kita akan diajak untuk melipat balonnya yang bagaikan sleeping bag raksasa.

detikTravel beberapa waktu lalu bersama rombongan media dari Singapura dan Malaysia berkesempatan melancong ke Golg Coast, atas udangan Tourism & Event Queensland. Gold Coast merupakan kota pesisir di Queensland yang berjarak sekitar 1 jam naik mobil dari Brisbane.

Salah satu atraksi wisata yang dapat wisatawan rasakan di sana adalah naik balon udara dari Hot Air Balloon Gold Coast, operator wisata balon udara setempat. Rasakanlah, berdiri di dalam keranjang besar dan kemudian melayang sampai ketinggian ribuan meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain melayang di udara, pengalaman seru naik balon udara adalah kala mendarat. Pertama, saat koranjang besar tempat kita berdiri (disebut juga gondola) menghantam tanah, guncangan yang hebat akan sangat berasa. Pegangan yang kencang, bisa jadi gondolanya ternagkat sampai 90 derajat. Jangan panik, begitu memang prosedurnya.

Kedua, yang tak kalah seru adalah saat kita diajak melipat balon udara. Balon yang sangat besar ukurannya!


Sehabis turun, saatnya melipat balon udara (Afif/detikTravel)

"Yuk, sekarang kita lipat balon. Semuanya berdiri berjejer, untuk melipatnya," ujar Tonny, salah seorang instruktur dari Hot Air Balloon Gold Coast.

Pelan-pelan, balonnya kempes. Saat itu, ada sekitar 20 penumpang termasuk salah satunya detikTravel, berdiri berjejer seperti yang diarahkan Tonny. Kemudian, kami bergerak ke arah balon udara tersebut.

"Kita dibagi dua, ada yang di kanan dan kiri ya. Yuk, kita lipat bagian kanan dan kirinya. Seperti melipat sleeping bag saja, tapi bedanya ini sleeping bag raksasa," tutur Tonny sambil tertawa.


Melipatnya seperti melipat sleeping bag (Afif/detikTravel)

Pelan-pelan, kami lipat balon udara ini. Ukurannya memang sangat besar sekali dan cukup berat. Saya coba bertanya kepada Tonny, berapa sih berat balon udara ini?

"Sekitar 90 Pound, sekitar 40 kilogram," jawabnya.


Balon udara yang sudah terlipat (Afif/detikTravel)

Wow, berat sekali bukan! Setelah terlipat dan menjadi lurus, selanjutnya adalah diangkat dan dimasukan ke dalam karung. Karung yang memang tempat disimpannya balon udara ini.

Kami harus mengangkatnya dan memasukan sampai ke dalam karungnya. Kemudian, berbalik lagi ke belakang untuk memasukannya kembali. Lucunya, Tonny menyuruh salah satu pria untuk lompat ke dalam karungnya agar balon udaranya makin masuk ke dalam.


Memasukannya ke dalam karung (Afif/detikTravel)

"Loncat saja, jangan ragu-ragu. Yang wanita juga boleh coba," ujar Tonny.

Sekitar 15 menit, selesailah kami melipat 'sleeping bag' raksasa ini. Lumayan capek, tapi kegiatan berikutnya adalah makan di O'Reillys Canungra Valley. Rumah makan yang langsung menghadap kebun anggur. Nyam!

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads