Shizuoka adalah salah satu daerah penghasil teh paling terkenal di Jepang. Daerah penghasil teh lainnya adalah Hamamatsu di Kanto, Chiran di Kyushu, dan Uji di Kyoto.
Kota Shizuoka merupakan kota terdekat bila wisatawan hendak berkunjung di Gunung Fuji. Kota ini berjarak sekitar 200 km dari Tokyo. Untuk menuju Shizuoka bisa ditempuh melalui jalan darat melalui jalan tol selama lebih kurang 3 jam. Namun kita bisa pula ditempuh menggunakan kereta api Shinkansen dan JR Line.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada saat ini, banyak wisatawan domestik dan mancanegara terutama dari Tiawan dan Korea yang datang ke Shizuoka. Tujuan utamanya adalah mengunjungi Gunung Fuji.
Di pinggir kota yang berbukit di dekat bandara, banyak kita lihat kebun-kebuhn teh di pinggir jalan raya. Kebun tersebut bukan milik sebuah perusahaan, namun milik keluarga atau petani. Setiap petani atau keluarga biasanya mempunyai kebun yang luas untuk dikelola.
"Kebun-kebun itu milik keluarga. Mereka mengelola, merawat hingga memanen hingga menjual sendiri," ungkap Ismet seorang warga negara Indonesia yang lama bermukim dan menyelesaikan studi di Jepang kepada detikTravel, Selasa (17/5/2016).
Saya dan rombongan mengunjungi Bandara Shizuoka yang merupakan salah satu bandara di Jepang yang menggunakan Passenger Boarding Bridge (PBB) atau garbarata produk PT Bukaka Teknik Utama Tbk. Beruntungnya, di tempat itu sedang digelar Festival Teh.
Festival Teh yang digelar hingga akhir bulan ini digelar di dekat tempat parkir kendaraan. Ada banyak stand yang menjual aneka produk teh, terutama green tea dan black tea.
Selain menjual produk, peserta festival juga memberikan berbagai informasi mengenai produk minuman teh baik yang disajikan secara panas maupun dingin. Produk teh ada yang dijual dengan model kemasan seperti yang biasa kita jumpai di pasaran.
Ada pula yang sudah dibuat ekstrak yang dijual dengan kemasan botol warna hijau dengan isi sekitar 600-800 ml. Botol-botol tersebut tinggal dimasukkan ke dalam almari es dan setelah dingin kita bisa meminumnya.
Para pengunjung bisa menikmati minum teh dengan gratis dengan gelas kecil yang disediakan peserta festival. Kemasan teh-teh itu ada yang dijual model kemasan seperti teh tubruk. Harga kemasan 250 gram green tea dijual dengan harga 2.000 Yen (Rp 244 ribu).
"Ini asli produk teh dari Shizuoka yang terkenal. Silakan mencoba," Hiroshi salah satu peserta festival sambil menawarkan segelas teh gratis kepada pengunjung. Wah enaknya! (rdy/fay)










































