Zaman dahulu Rumah Sakit Jiwa Waldau di Bern, Swiss ibaratnya mimpi buruk orang-orang yang mengidap kelainan jiwa. Di tempat itu para pasien dirawat dengan metode yang brutal dan aneh. Tapi itu dulu..
Dilansir detikTravel dari situs Museum Psychiatrie Bern, Kamis (2/5/2016), kini traveler bisa melihat aneka alat terapi yang dahulu digunakan serta sejumlah karya pasien dengan gangguan jiwa. Lengkap dengan informasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Museum Psychiatrie Bern yang dulunya rumah sakit jiwa (Museum Psychiatrie Bern)
Menurut Walter, para pasien yang dulu dirawat dengan peralatan aneh dan tak biasa di Rumah Sakit Jiwa Waldau dapat menciptakan suatu karya. Sejumlah karya pasien yang bervariasi itu pun dipajang bersama dengan peralatan pengobatan dulu.
Salah satu yang paling terkenal adalah alat untuk metode kursi dan kandang berputar. Metode abad ke-18 yang digunakan untuk menyembuhkan kegilaan. Caranya dengan memutar badan pasien hingga hampir tak sadarkan diri.
Alasannya, dokter zaman dulu berpikir kalau orang dengan kelainan jiwa menganggap dunianya berputar. Untuk itu, para pasien diputar hingga kepalanya pusing dan mengikuti dunianya yang berputar. Di satu sisi, memutar pasien dianggap dapat menghilangkan darah yang membeku di kepala. Entah benar atau tidak.
Sejumlah karya seni pasien yang dipajang Museum (Psychiatrie Bern)
Bersama dengan kursi dan kandang putar, traveler juga bisa melihat pakaian bekas pasien hingga sejumlah karya seni. Misalnya seperti lemari, pahatan kayu dan lainnya.
Apabila Anda ingin menyaksikan sisa dari rumah sakit jiwa zaman dahulu, traveler bisa mampir ke Museum Psychiatrie Bern di Bolligenstrasse 111. Harga tiket masuknya adalah 10 Swiss Franc atau sekitar Rp 138 ribu.
Museum buka antara Rabu dan Jumat pada pukul 14.00-17.00 waktu setempat dan pada hari Sabtu di jam yang sama. Bisa jadi rekomendasi bagi traveler penikmat sejarah yang anti-mainstream.
(rdy/rdy)










































