Hal Kecil yang Membuat Pramugari & Pramugara Bahagia
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Dubai

Hal Kecil yang Membuat Pramugari & Pramugara Bahagia

Afif Farhan - detikTravel
Rabu, 23 Nov 2016 07:52 WIB
Hal Kecil yang Membuat Pramugari & Pramugara Bahagia
Pramugari Emirates (Afif/detikTravel)
Dubai - Menjadi awak kabin harus ramah melayani penumpang dari berbagai negara dan budaya. Di balik itu, ada hal kecil yang bisa membuat mereka bahagia.

Atas undangan Emirates, detikTravel melancong ke Dubai dalam acara 'Indonesia Media Fam Trip' bersama rombongan media dari Jakarta dari tanggal 20 sampai 23 November 2016. Senin (21/11/2016) kemarin, agendanya adalah mampir ke Emirates Aviation College Crew Training di Al Rebat Street, Dubai.

Ronald Hartono Wibowo, selaku Leadership Training Specialist Cabin Crew Training menyambut kedatangan kami. Ronald, sudah 18 tahun menjadi karyawan di Maskapai Emirates. Sebelum menjabat posisinya sekarang, dulunya dia merupakan awak kabin selama belasan tahun. Ketika ditanya apa yang bisa membuat awak kabin tersenyum, dia pun menjawab seperti ini.

"Bagi saya begitu keluar setelah selesai penerbangan, melihat penumpang keluar dan menghampiri lantas berucap, 'thank you, really good flight', itu sudah bisa membuat saya tersenyum dan puas," ujarnya kepada awak media.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baginya, mungkin hal tersebut sangat simpel alias sederhana. Namun rupanya, ada nilai besar dari hal sesederhana itu.

"Itu artinya penumpang enjoy. Artinya, mereka senang dengan service yang kita (awak kabin) berikan," tegas Ronald.

Ronald menjelaskan, menjadi awak kabin adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah. Dengan menjadi awak kabin, maka akan mendapat kesempatan terbang ke berbagai destinasi di dunia. Itu enaknya, tapi harus memberikan pelayanan yang terbaik untuk penumpang adalah tantangannya.

"Nasihat buat awak kabin yang baru, kita sudah dibayar, terbang ke berbagai tempat dan dikasih hotel ini itu yang nyaman. Susahnya kita tidak bisa emosi kepada penumpang, karena hospitality nomor satu. Jadi, jangan lihat enaknya saja," pungkasnya yang kini tinggal di Dubai. (bnl/bnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads