Cerita Jalan Menuju Kematian di Inggris
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cerita Jalan Menuju Kematian di Inggris

Ahmad Masaul Khoiri - detikTravel
Selasa, 17 Jan 2017 16:50 WIB
Cerita Jalan Menuju Kematian di Inggris
Foto: BBC Travel
Foulness - Pernah liburan ke Inggris? Di sana terdapat jalan terkenal dengan suasana hening dan mematikan yang bernama Broomway. Hiii...

Dilansir dari BBC Travel, Selasa (17/1/2017) jalan sunyi ini telah menewaskan lebih dari 100 orang selama berabad-abad. Broomway sendiri dinobatkan sebagai jalan paling berbahaya di Inggris.

Anda bisa mencarinya di peta dengan skala yang besar terletak di garis pantai Essex antara Sungai Crouch dan Sungai Thames. Disitulah Anda akan melihat jalan setapak dengan rute yang ditandai garis putus-putus meninggalkan pulau dan disebut Wakering Stairs.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalan itu lurus menuju ke timur dan langsung menuju ke laut sebelum bertemu kembali di Fisherman Head's, Pulau Foulness. Mereka yang meninggal setelah melewati jalan ini dimakamkan di gereja kecil Foulness.

Cerita Jalan Menuju Kematian di InggrisFoto: BBC Travel
Bahkan, media setempat yakni Koran Edwardian telah memperingatkan tentang jalan ini. Ia menamainya dengan julukan 'The Doomway' atau jalan menuju kematian.

The Broomway melintasi dataran pasir yang luas dan berlumpur. Ketika air laut sedang surut muncul di Pulau Foulness, jaraknya terlihat sangat jauh. Ketika air pasang datang kembali, kedatangannya akan lebih cepat daripada kecepatan berlari manusia.

Akan sangat bahaya sekali saat berada dalam genangan dan Anda kehilangan arah. Karena tidak semua dataran yang Anda temui di lokasi ini dapat dipercaya. Bisa saja permukaan dataran itu adalah lumpur yang menjebak Anda. Karena terdapat pasir hisap pula di kawasan ini.

Sampai dengan tahun 1932, Broomway adalah satu-satunya cara untuk dapat sampai ke Pulau Foulness. Pulau yang terisolasi dari daratan dan sungai serte dikelilingi lumpur yang dikenal sebagai Black Grounds.

Pulau ini dikendalikan oleh Departemen Pertahanan yang dibeli selama Perang Dunia Pertama. Pulaunya digunakan untuk tujuan penelitian dan melakukan tes artileri, yaitu menembak di atas pasir.

Namun, saat cuaca sedang bagus, pantai dilintasi Broomway menawarkan rute yang jelas. Pemandangan pantai yang luas mempunyai kecantikan tersendiri. (msl/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads