Tempat Gaul Baru di Singapura yang Kreatif dan Instagrammable

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Singapura

Tempat Gaul Baru di Singapura yang Kreatif dan Instagrammable

Dana Aditiasari - detikTravel
Rabu, 08 Feb 2017 09:25 WIB
Tempat Gaul Baru di Singapura yang Kreatif dan Instagrammable
Foto: Mural di Haji Lane, spot foto yang hits di Singapura (Dana/detikTravel)
Singapura - Berburu foto menjadi ritual penting saat berwisata. Jika liburan ke Singapura, ayo main ke Haji Lane yang tengah hits di kalangan anak muda di sana.

Di Singapura, Jalan Haji Lane seperti bisa jadi lokasi yang menarik untuk menjalani ritual berburu foto. Lokasinya lebih mirip gang, dengan lebar sekitar 3 meter hanya muat dilalui satu kendaraan roda empat yang berjalan satu arah.

Meski demikian, tak banyak kendaraan lalu-lalang di sekitar sini. Jalanan yang ada, lebih didominasi oleh pejalan kaki yang kebanyakan adalah turis dari berbagai negara. detikTravel berkunjung ke sini, Selasa (7/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski menyandang nama Haji Lane, kawasan ini sama sekali tak bernuansa timur tengah. Tapi lebih didominasi bangunan-bangunan bergaya akrsitektur kolonial tempo dulu. Nuansanya mirip seperti kota tua di Jakarta, hanya saja lebih tertata rapih.

Berburu foto di Haji Lane (Dana/detikTravel)Berburu foto di Haji Lane (Dana/detikTravel)
Yang menarik, pada dinding-dinding bangunan tersebut berhias kelir warna-warni yang memanjakan mata. Tak hanya itu, mural-mural unik yang menghiasi dinding di sepanjang jalan ini membuat ritual berburu foto menjadi hal yang sangat menyenangkan.

Ya, kawasan ini memang dikenal sebagai pusat nongkrong anak muda kreatif Singapura. Bisnis yang dilakoni pun bergaya bisnis anak muda yang kental sentuhan kreatif.

Di tempat ini, kita akan menemukan distro-distro, toko pernak-pernik unik, hingga tempat makan yang bisa disambangi untuk benar-benar mengisi perut, atau sekedar menenggak kopi semabri menghabiskan waktu dan bertukar ide dengan teman seperjalanan.

Tak jauh dari jalan ini, ritual berburu foto bisa dilanjutkan ke Masjid Sultan. Masjid yang cukup besar dan megah.

Aneka bangunan tua yang instagrammable (Dana/detikTravel)Aneka bangunan tua yang instagrammable (Dana/detikTravel)
Di sekitarnya, banyak tempat-tempat makan yang menyajikan aneka makanan halal. Tempat makan yang dijumpai pun masih menempati bangunan-bangunan dengan nuansa yang sama dengan di Jalan Haji Lane tadi, bergaya kolonial.

Namun, nuansanya lebih beragam, sesuai dengan gaya hidangan yang disajikan. Ada yang bergaya melayu hingga bergaya timur tengah.

Lokasi ini berada di kawasan yang lebih dikenal dengan Kampung Glam atau Kampung Jawa. Konon kawasan ini dulu adalah tempat berkumpulnya jemaah haji dari Indonesia, Malaysia dan Filipina sebelum melanjutkan perjalanan ke tanah suci menggunakan kapal laut.

Lokasi ini bisa ditempuh sekitar 35 menit menggunakan transportasi publik seperti kereta. Bila ingin lebih cepat, wisatawan bisa menggunakan taksi dengan biaya kurang lebih SGD 12-16 (Rp 112 ribu-150 ribu).

Traveler bisa sekalian belanja di distro setempat (Dana/detikTravel)Traveler bisa sekalian belanja di distro setempat (Dana/detikTravel)
(dna/rdy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads