Vientiane -
Traveler berencana berkunjung ke ibu kota Laos dalam waktu dekat ini? Simak dulu tips-tipsnya agar tahu tentang keadaan Kota Vientiane.
Ibukota Laos, Vientiane berdekatan dengan perbatasan Thailand. Oleh sebab itu, banyak kesamaan di dalamnya, mulai dari bahasa hingga bahasa yang digunakan.
detikTravel beberapa waktu lalu sempat berkunjung ke wilayah Indochina itu. Mulai dari transportasi, destinasi, hingga kuliner telah dirangkum, Senin (27/2/2017). Ini dia tips liburan ke Laos:
1. Transportasi
Jembatan Persahabatan Thai-Lao (Masaul/detikTravel)
|
Belum banyak penerbangan dari Indonesia menuju ke Laos. Maka disarankan transit dulu ke Bangkok atau Singapura lalu ke Vientiane.
Kalau mau jalan darat juga bisa dari Bangkok. Perjalanan akan berlanjut ke Nong Khai, sebuah provinsi di perbatasan Thailand-Laos.
Tiba di Nong Khai, Anda akan melewati jembatan persahabatan atau Friendship Bridge. Terdapat kendaraan khusus hanya untuk menyebrang. Lalu ke kota Vientiane menyewa kendaraan lagi atau memakai kendaraan umum dengan jarak tempuh sekitar 30 menit.
2. Mata uang
Pasar Pagi Vientiane (Masaul/detikTravel)
|
Traveler yang berkunjung ke Vientiane pasti mengunjungi destinasi-destinasi wisata yang ada di wilayah kota. Hal itu tak akan lepas dari keinginan untuk membeli oleh-oleh bukan?
Jangan khawatir, Anda tak perlu repot menukar uang yang ada di dompet. Pusat perbelanjaan di sekitar destinasi wisata menerima uang Baht jika sebelumnya singgah di Thailand.
Bahkan, ada beberapa lokasi yang menerima semua mata uang negara. Tempat itu adalah Pasar Pagi Vientiane.
3. Kuliner
Kuliner pembuka di Laos dari rumput Sungai Mekong (Masaul/detikTravel)
|
Makanan halal di Laos masih terbilang sangat langka.Karena belum terdapat restoran halal di sini. Jadi bagi Anda yang muslim harap berhati-hati ya.
Pintar-pintarlah memilih menu untuk dimakan. Bicarakan dulu dengan pemandu tur Anda apa saja bahan makanan yang dipilih.
4. Hotel
Foto: (Masaul/detikTravel)
|
Gambaran Kota Vientine jika dibandingkan dengan Jakarta amat sangat jauh perbedaannya. Kota ini lebih seperti kota-kota kecil yang bukan ibu kota provinsi kalau di Indonesia.
Memang cukup mengherankan jika menilik statusnya yang merupakan ibu kota negara. Namun begitu, sejumlah hotel dan penginapan ada di Kota Vientiane, dari bintang lima sampai hotel murah ada. Di kota ini Anda pun akan menemukan banyak sekali turis asing yang berseliweran.
5. Waktu kunjungan
Keadaan pusat Kota Vientiane (Masaul/detikTravel)
|
Berkeliling di Kota Vientiane memang menyenangkan. Alasan pertama, Anda tidak akan terkena macet kecuali pada pagi hari saja, itu pun hanya berlangsung sebentar sampai pukul 08.00 saja.
Kedua, jarak antar antar destinasi wisata di Kota Vientiane berdekatan satu dengan yang lainnya. Bahkan hanya satu lajur jalan atau berseberangan saja dipisahkan jalan saja.
Maka dari itu, Anda dapat hemat waktu saat plesir ke kota ini. Saran saja, traveler dapat sehari saja di Vientiane lalu ke Thailand karena lebih banyak destinasi yang ditawarkan.
Belum banyak penerbangan dari Indonesia menuju ke Laos. Maka disarankan transit dulu ke Bangkok atau Singapura lalu ke Vientiane.
Kalau mau jalan darat juga bisa dari Bangkok. Perjalanan akan berlanjut ke Nong Khai, sebuah provinsi di perbatasan Thailand-Laos.
Tiba di Nong Khai, Anda akan melewati jembatan persahabatan atau Friendship Bridge. Terdapat kendaraan khusus hanya untuk menyebrang. Lalu ke kota Vientiane menyewa kendaraan lagi atau memakai kendaraan umum dengan jarak tempuh sekitar 30 menit.
Traveler yang berkunjung ke Vientiane pasti mengunjungi destinasi-destinasi wisata yang ada di wilayah kota. Hal itu tak akan lepas dari keinginan untuk membeli oleh-oleh bukan?
Jangan khawatir, Anda tak perlu repot menukar uang yang ada di dompet. Pusat perbelanjaan di sekitar destinasi wisata menerima uang Baht jika sebelumnya singgah di Thailand.
Bahkan, ada beberapa lokasi yang menerima semua mata uang negara. Tempat itu adalah Pasar Pagi Vientiane.
Makanan halal di Laos masih terbilang sangat langka.Karena belum terdapat restoran halal di sini. Jadi bagi Anda yang muslim harap berhati-hati ya.
Pintar-pintarlah memilih menu untuk dimakan. Bicarakan dulu dengan pemandu tur Anda apa saja bahan makanan yang dipilih.
Gambaran Kota Vientine jika dibandingkan dengan Jakarta amat sangat jauh perbedaannya. Kota ini lebih seperti kota-kota kecil yang bukan ibu kota provinsi kalau di Indonesia.
Memang cukup mengherankan jika menilik statusnya yang merupakan ibu kota negara. Namun begitu, sejumlah hotel dan penginapan ada di Kota Vientiane, dari bintang lima sampai hotel murah ada. Di kota ini Anda pun akan menemukan banyak sekali turis asing yang berseliweran.
Berkeliling di Kota Vientiane memang menyenangkan. Alasan pertama, Anda tidak akan terkena macet kecuali pada pagi hari saja, itu pun hanya berlangsung sebentar sampai pukul 08.00 saja.
Kedua, jarak antar antar destinasi wisata di Kota Vientiane berdekatan satu dengan yang lainnya. Bahkan hanya satu lajur jalan atau berseberangan saja dipisahkan jalan saja.
Maka dari itu, Anda dapat hemat waktu saat plesir ke kota ini. Saran saja, traveler dapat sehari saja di Vientiane lalu ke Thailand karena lebih banyak destinasi yang ditawarkan.
(msl/fay)
Komentar Terbanyak
Kubu PB XIV Purbaya Protes Keras ke Menbud Fadli Zon sampai Naik ke Panggung
Penunjukan Tedjowulan Diprotes Kubu PB XIV Purbaya, Apa Kata Fadli Zon?
Fadli Zon Serahkan SK buat Tedjowulan, Keraton Solo Bergejolak