Berawal dari sebuah foto yang viral di sosial media, nama Air Terjun Asik-asik di Filipina mendadak populer pada tahun 2010 silam. Lokasinya terletak di Kota Alamada yang berjarak sekitar 5 jam perjalanan darat dari Davao City.
Dilihat detikTravel dari situs resmi Provinsi Cotabato Filipina, Selasa (9/5/2017), air terjun ini memiliki lebar sekitar 140 meter dan terdiri dari sejumlah air terjun mini. Sekilas mirip dengan Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang, Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekilas mirip Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang (Air Terjun Asik-asik/Facebook) |
Namun berbeda dengan kata asyik dalam bahasa Indonesia, asik dalam bahasa setempat memiliki arti percikan menurut bahasa lokal Hiligaynon. Tidak heran, Air Terjun Asik-asik memang memunculkan percikan air yang tampak seperti kabut tipis.
Jika biasanya air berasal dari sungai yang mengalir di bagian atas, lain halnya dengan Asik-asik Falls. Tak ada aliran sungai di air terjun ini. Air berasal dari sela-sela bebatuan, karena air mengalir di bawah tanah. Traveler pun harus trekking dulu sekitar 15 menit dari jalan utama.
Wisatawan yang tengah menikmati segarnya air terjun (Air Terjun Asik-asik/Facebook) |
Selain Asik-asik Falls, terdapat beberapa wisata alam lainnya di Provinsi Cotabato. Antara lain Kitub-Bao Cave yang punya sungai bawah tanah dan jadi habitat kelelawar, juga Mount Opao yang punya sumber air mineral.
Dari Manila, traveler bisa naik pesawat domestik menuju Awang Airport di Cotabato City. Waktu tempuh penerbangannya sekitar 1 jam 30 menit. Asyik lah pokoknya! (bnl/rdy)












































Sekilas mirip Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang (Air Terjun Asik-asik/Facebook)
Wisatawan yang tengah menikmati segarnya air terjun (Air Terjun Asik-asik/Facebook)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru