Bila berkunjung ke negara Thailand, pasti hal pertama yang kita intip adalah pagodanya. Selain itu Thailand juga memiliki alam yang cantik untuk di jelajahi. Tidak ketinggalan pula jajanan kulinernya.
Ada tawaran menarik lainnya bila berkunjung ke Thailand. Traveler mesti coba berkunjung ke peternakan buayanya ya. Di sini kita bisa melihat reptil raksasa bersantai di bawah terik matahari, mengunyah kepala ayam dan berendam di kolam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di peternakan Sri Ayutthaya, buaya dikembangbiakan dan juga diolah daging dan kulitnya ( Foto: Athit Perawongmetha/ Reuters) |
Pemilik peternakan buaya ini bernama Wichian Rueangnet. Di dalam peternakannya terdapat sekitar 150.000 ekor buaya.
Peternakan Sri Ayutthaya ini terdaftar dalam Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Langka Fauna dan Flora Liar (CITES). Jadi mereka diperbolehkan mengekspor produk dari buaya Siam, walau populasinya terancam punah.
Adapun aktivitas di peternakan ini dimulai dari pengembangbiakan buaya, memberi makan, memotong, dan melakukan penyamakan kulit. Ada juga proses mengekspor produk dari kulit buaya, seperti tas dan pakaian.
Kulit buaya diolah menjadi tas dan pakaian yang siap di ekspor (Foto: Athit Perawongmetha/ Reuters) |
Untuk daging buaya dijual seharga 300 Baht (Rp 118.000) per kilonya. Bagi traveler yang mencari empedu dan darah buaya untuk berobat juga bisa didapatkan di sini. Harga empedu buaya 40.000 Baht (Rp 15.703.000) per kilonya dan darah buaya seharga 500 Baht (Rp 197.000) per kilonya.
Gimana, traveler tertarik membeli? (sym/msl)











































Di peternakan Sri Ayutthaya, buaya dikembangbiakan dan juga diolah daging dan kulitnya ( Foto: Athit Perawongmetha/ Reuters)
Kulit buaya diolah menjadi tas dan pakaian yang siap di ekspor (Foto: Athit Perawongmetha/ Reuters)
Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA