Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 25 Jan 2018 19:30 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Ternyata, Begini Cara Membersihkan Taj Mahal

Syanti Mustika
detikTravel
Foto: (Dok. Thinkstock)
Foto: (Dok. Thinkstock)
Agra - Seperti bangunan ikonik lainnya, Taj Mahal di India juga perlu dibersihkan. Traveler mesti tahu, ternyata Taj Mahal dibersihkan pakai pasta lumpur alami.

Taj Mahal India dibersihkan dan dipercantik dengan lumpur alami. Hal ini dilakukan karena polusi yang menyebabkan Taj Mahal berwarna kuning bahkan kehitaman.

Dikumpulkan detikTravel dari beragam sumber, Kamis (25/1/2018) Taj Mahal, salah satu keajaiban dunia yang berada di India dibersihkan dan dipercantik. Hal ini dilakukan karena warna Taj Mahal sudah berubah kekuningan bahkan ada yang hitam akibat polusi.

Pekerja menggunakan rekontruksi bambu khusus untuk menjangkau tempat tinggi (AFP)Pekerja menggunakan rekontruksi bambu khusus untuk menjangkau tempat tinggi (AFP)

Menurut penuturan salah satu pihak berwenang di India, butuh waktu sekitar 10 bulan untuk membersihkan keseluruhan bangunan Taj Mahal. Bangunan yang aslinya berwarna putih ini berubah kekuningan karena polusi yang terjadi di India. Serta jarangnya hujan menyebabkan dibeberapa bagian Taj Mahal berwarna kehitaman.

Untuk membersihkan Taj Mahal, beragam pihak terlibat. Pemerintah bahkan berkonsultasi dengan arkeolog untuk mempertimbangkan bahan apa saja yang bisa digunakan untuk membersihkan benda bersejarah, supaya tidak terkelupas dan rusak.

Pekerja membersihkan ukiran dengan lumpur alami (AFP)Pekerja membersihkan ukiran dengan lumpur alami (AFP)

Para pekerja menggunakan pasta lumpur alami untuk membersihkan marmer Taj Mahal supaya kembali berwarna putih. Lumpur ini biasanya digunaakn sebagai bahan kecantikan. Tidak ada bahan kimia yang digunakan untuk membersihkan Taj Mahal. Serta untuk menjangkau tempat yang tinggi seperti menara dan kubah, pekerja tidak menggunakan logam, melainkan menggunakan bambu khusus.

Pembersihkan ini dimulai pada awal 2018 dan akan selesai pada 2019. Biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk membersihkan Taj Mahal sekitar 500.000 Dolar (Rp 6,6 Milyar).

Taj Mahal bewarna kekuningan akibat polusi (AFP)Taj Mahal bewarna kekuningan akibat polusi (AFP)

Karena adanya pembersihan ini, beberapa operator wisata menghapus destinasi Taj Mahal dari daftar wisatanya, karena tidak ingin mengecewakan turis yang hanya bisa menyaksikan Taj Mahal dibaluti lumpur. Bahkan pengunjung dibatasi hanya 40 ribu orang per hari, supaya tidak terlalu mengganggu para pekerja. (sym/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED