Tak sedikit traveler yang datang ke Bali untuk sejenak mencari ketenangan dari penatnya rutinitas kota. Apabila kamu adalah salah satunya, maka Bali Silent Retreat di Tabanan bisa jadi rekomendasi.
Dilihat detikTravel dari situs resminya, Jumat (26/10/2018), Bali Silent Retreat menawarkan ketenangan tanpa suara bagi tamu-tamunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() Dilarang bicara di tempat ini (Bali Silent Retreat) |
Berdiri sejak tahun 2013 di Tabanan, Bali Silent Retreat menjadi tempat menyepi yang dikelola oleh pensiunan orang Amerika dengan naturalist asal Bali.
Di Bali Silent Retreat, traveler akan diajak untuk menikmati seni tidak melakukan apa-apa (Art of Nothing). Aktivitas utamanya adalah istirahat, tidur, makan dan diulang lagi.
Menariknya, Bali Silent Retreat tidak memperbolehkan tamunya untuk berbicara. Hal ini pun dilakukan agar tiap orang dapat menikmati ketenangan secara maksimal.
Privasi tamu juga menjadi perhatian utama dari Bali Silent Retreat. Tak akan ada staff yang menghampiri di luar saat kedatangan, kecuali Anda butuh bantuan.
Panorama teras sawah akan memanjakan traveler (Bali Silent Retreat) |
Traveler juga bisa mengikuti kegiatan rutin meditasi, yoga, berendam di pemandian air panas, menjelajahi kebun dan berpartisipasi dalam aktivitas budaya Bali.
Dalam suasana tenang berlatar teras sawah hijau, traveler bisa menciptakan jadwal kegiatan sendiri dan menikmati ketenangan. Tak hanya itu, traveler juga akan dimanjakan dengan aneka pilihan makanan vegan yang sehat dengan format buffet.
Apabila tertarik traveler bisa menyewa single room (Rp 608 ribu/pax) atau dorm khusus wanita (Rp 380 ribu/pax). Untuk kegiatannya terpisah dari harga kamar, yakni Rp 562 ribu/pax/day. Diestimasi sekitar Rp 1,170 juta per hari. Mungkin bisa dicoba oleh traveler yang ingin mencari ketenangan sejenak di Bali.
(rdy/fay)












































Panorama teras sawah akan memanjakan traveler (Bali Silent Retreat)
Komentar Terbanyak
Viral 3 WN Israel Diusir Pemilik Gym di Ubud: Ini Bukan Tentang Agama
Gunung Lokon, Highland Tomohon yang Bikin Betah Menjauh dari Hiruk Pikuk Kota
Api Padam, Bromo Segera Dibuka Lagi buat Wisatawan