Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 22 Agu 2019 08:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Museum Baru di Makkah Simpan Kisah Rasulullah dan Sahabat

Ardhi Suryadhi
detikTravel
Foto: Museum Ashaabee (Ardhi Suryadhi/detikcom)
Foto: Museum Ashaabee (Ardhi Suryadhi/detikcom)

FOKUS BERITA

Muslim Traveler
Makkah - Perjuangan para sahabat Nabi Muhammad SAW mendapat tempat istimewa di Museum Ashaabee dekat Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Wajib dikunjungi nih.

Ashaabee dalam bahasa Arab berarti sahabat. Sesuai namanya museum ini memang khusus ditujukan sebagai napak tilas perjuangan para sahabat yang berjuang bersama-sama Nabi Muhammad SAW dalam mengembangkan Islam.

Adapun yang masuk kategori Sahabat Nabi adalah mereka yang mengenal dan melihat langsung Nabi Muhammad SAW, membantu perjuangannya dan meninggal dalam keadaan muslim.

Museum Baru di Makkah Simpan Kisah Rasulullah dan Sahabat Suasana di dalam Museum Ashaabee yang canggih (Ardhi/detikcom)


Kembali ke soal Museum Ashaabee. Tempat ini sejatinya belum lama dibuka, baru mau berumur dua bulan. Ya, pembukaannya memang seperti disengaja untuk menyambut musim haji.

Ketika detikcom berkunjung, Museum Ashaabee memang jadi salah satu tujuan wisata favorit para jamaah, terlebih bagi jamaah Indonesia. Lokasinya pun dekat dengan Masjidil Haram, tinggal jalan kaki sekitar 5 menit ke arah Jabar Omar.

Museum Baru di Makkah Simpan Kisah Rasulullah dan Sahabat Terdiri dari 10 ruangan dengan alur cerita berbeda (Ardhi/detikcom)


Ada 10 ruangan yang tersedia di Ashaabee. Museum ini tak terlalu besar. Namun, dari 10 museum memiliki alur cerita yang berbeda dan saling terkait.

Perjalangan pengunjung dimulai dari kehidupan Nabi Muhammad di Makkah dan hubungannya dengan para sahabat. Lalu berlanjut dengan cerita hijrah, di mana terlebih dahulu diceritakan bagaimana pengorbanan Abu Bakar Ash Shiddiq saat menemani Rasullulah bersembunyi di Gua Tsur saat menghindar dari pengejaran kaum Quraisy

Selain cerita perjuangan sahabat Nabi, di museum ini pengunjung juga bisa melihat berbagai gambar menarik. Mulai dari kondisi kota Makkah dan Masjidil Haram di zaman Rasulullah, tempat tidur Nabi, foto Gua Tsur, replika rumah para sahabat di Madinah hingga rute hijrah yang ditempuh Nabi Muhammad SAW.

Museum Baru di Makkah Simpan Kisah Rasulullah dan Sahabat Potret lawas Makkah saat zaman Nabi (Ardhi/detikcom)

Selain itu, beberapa sahabat juga dikisahkan dalam bentuk video di ruangan ala teater. Termasuk sebagian peninggalan-peninggalan para sahabat seperti prasasti, alat-alat yang dipakai oleh sahabat seperti alat minum dan lainnya juga bisa pengunjung lihat di sini lewat gambar yang disiapkan.

Oh iya, di sini yang juga menarik adalah dijelaskan pula asal usul empat Imam mazhab yang selama ini kita ketahui: Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Hambali dan Imam Syafi'i

Jamaah Indonesia Gratis

Muhamad Yusuf Hamdani, Pemandu di Museum Ashaabee mengatakan, tujuan museum ini memang khusus untuk memberikan informasi lebih kepada kaum muslimin seputar sahabat Nabi beserta bagaimana cerita perjuangannya.

"Selama ini yang kita tahu banyak sekali hal-hal yang berkaitan dengan Nabi Muhammad, baik itu tulisan, lewat museum dan lain-lain. Nah, sementara hal-hal yang berkaitan dengan sahabat Nabi belum ada, dari sinilah pihak museum membangun satu tempat yaitu museum sahabat Nabi yang sekarang letaknya di samping Masjidil Haram di Mekah Al Mukaromah," jelas Hamdani saat ditemui media.

Museum Baru di Makkah Simpan Kisah Rasulullah dan Sahabat Rombongan jamaah dari Indonesia (Ardhi/detikcom)


Adapun sahabat yang diangkat di museum ini antara lain keempat Khulafaur Rasyidin: Abubakar, Umar, Utsman dan Ali. Ada juga bagian cerita dari Bilal bin Rabah, pengorbanan Ammar bin Yasir dan keluarganya serta sahabat nabi yang di Madinah seperti Salman Al Farisi dan masih banyak lagi.

"Jumlah pengunjung Museum Ashaabee per hari bisa mencapai 3.000 orang. Total sejauh ini, jamaah Indonesia sendiri selama musim Haji ini dari awal pembukaan sudah sekitar 10.000 orang yang berkunjung," lanjut Hamdani.

Nah, selama musim haji ini Museum Ashaabee digratiskan khusus pengunjung Indonesia dan Malaysia. Sementara kalau di hari biasa harga tiketnya 15 riyal (Rp 57 ribu) per orang, dan kalau rombongan di atas 50 orang per orangnya 10 riyal (Rp 38 ribu).

Kalau nanti traveler pergi umrah atau haji, Museum Ashaabee bisa menjadi tempat baru untuk dikunjungi di sela kegiatan ibadah. Jangan terlewat ya!

Simak Video "Kerajaan Buka Fasilitas Minyak Saudi Aramco ke Media"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fay)

FOKUS BERITA

Muslim Traveler
BERITA TERKAIT
BACA JUGA