Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 01 Mei 2020 10:50 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Terungkap, Ini Tempat Paling Berbahaya Sepanjang Sejarah Bumi

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
gurun
Ilustrasi Gurun Sahara (iStock)
Rabat -

Mungkin ada di antara traveler yang penasaran, perihal tempat paling berbahaya sepanjang sejarah Bumi. Jawabannya ada di gurun ini.

Nama Gurun Sahara yang merupakan padang pasir terbesar di dunia tentu sudah tak asing di telinga traveler. Gurun yang memiliki total luas hingga 9 juta kilometer persegi kerap diabadikan lewat syair hingga lagu atas pesonanya.

Hanya apabila ditilik dari segi sejarah dan fosilnya, kehidupan di Gurun Sahara malah sangat berbeda pada 100 juta tahun silam. Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Jumat (1/5/2020), para ahli paleontologi bahkan sepakat menyebut nama Gurun Sahara sebagai tempat paling berbahaya dalam sejarah bumi.

Fakta itu pun dapat dilihat di wilayah perbatasan antara Maroko dan Algeria yang disebut sebagai Kem Kem Group. Pasalnya, lokasi itu menyimpan begitu banyak formasi batuan yang menyimpan sejarah Bumi sekitar 10 juta tahun silam seperti diberitakan IFL Science.

Gurun SaharaKem Kem Groups di era Cretaceous yang berbahaya di Gurun Sahara (Zookeys)

Di lokasi tersebut, para peneliti menemukan banyak fosil cartilaginous, kura-kura, pterosaurus, dinosaurus dan aneka tumbuhan zaman prehistorik selama beberapa dekade.

Yang membuatnya lebih berbahaya, Kem Kem Groups diketahui menyimpan banyak fosil karnivora berbadan raksasa. Tampak juga keanekaragaman Afrika Utara yang jauh lebih banyak dari apa yang ada di benua tersebut.

Dalam jurnal ilmiah yang diterbitkan di Zookeys, sekelompok peneliti internasional membandingkan satu dekade ekspedisi dan rekor dari Kem Kem serta catatan fosil dari sejumlah museum di seluruh dunia. Hasilnya adalah catatan komprehensif fosil vertebrata dari Sahara selama hampir seribu tahun.

Data tersebut juga memberi gambaran jelas seputar lokasi dan kapan Gurun Sahara menjadi tempat paling berbahaya dalam sejarah Bumi. Ternyata, Gurun Sahara disebut paling berbahaya saat zaman Cretaceous.

Ilustrasi dinosaurusIlustrasi dinosaurus (Davide Bonadonna)

Pada periode itu, kawasan di sekitar Kem Kem menjadi rumah bagi banyak spesies air dan darat. Fosil yang ditemukan mengindikasikan adanya tiga dinosaurus predator terbesar yang pernah didokumentasikan.

Antara lain Carcharodontosaurus bertaring besar sepanjang 8 meter, raptor Deltadromeu dan pterosaurus yang kerap disebut sebagai buaya terbang raksasa. Ketiganya hidup di daerah itu kala itu.

"Ini tak disangkal kali merupakan tempat paling berbahaya dalam sejarah bumi, tempat di mana manusia tak akan bertahan lama," ujar Dr Nizar Ibrahim, asisten Profesor Biologi di Universitas Mercy, Detroit.

Bayangkan sebuah tempat di mana binatang berukuran raksasa bergentayangan di daratan yang memangsa ikan berukuran raksasa.

"Tempat ini diisi oleh ikan berukuran raksasa, termasuk coelacanths raksasa dan salamanderfish. Coelacanth untuk contohnya, kemungkinan berukuran 4 hingga 5 kali lebih besar daripada sekarang. Ada juga ikan hiu gergaji air tawar bernama Onchopristis dengan gigi yang mengerikan seperti belati berduri," ujar Profesor David Martill dari Universitas Portsmouth.

Dibandingkan dengan kondisi hari ini, Gurun Sahara di masa Cretaceous memang layak disebut sebagai tempat paling berbahaya. Di antara dinosaurus predator berukuran raksasa, manusia tentu tak akan bisa bertahan lama di Gurun Sahara kala itu.



Simak Video "Maroko Longgarkan Lockdown, Restoran hingga Pantai Dibuka"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA