Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 02 Des 2020 07:05 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Ramai Seruan Azan Ajak Jihad, di Afghanistan Ada Museum Jihad

museum jihad
Foto: Museum Jihad di Afghanistan (AFP)
Herat -

Di Jakarta, ramai seruan azan mengajak jihad. Di Afghanistan malah sudah ada museumnya, yaitu Museum Jihad. Seperti apa ya penampakannya?

Terletak di kota Herat, ada sebuah museum yang pasti akan membuat terheran-heran. Museum itu adalah Museum Jihad. Museum ini dibuat untuk mengenang pertempuran antara tentara Mujahiddin melawan tentara Uni Soviet.

Tentu saja, layaknya sebuah kisah epos pahlawan yang heroik, tentara Mujahiddin lah yang keluar sebagai pemenangnya. Mereka berhasil memukul mundur tentara Soviet. Setelah 10 tahun lamanya mereka berperang, akhirnya Soviet mengaku kalah dari Afghanistan.

Dilansir detikTravel dari AP, Rabu (2/12/2020), untuk mengenang pertempuran itulah dibangun Museum Jihad di kota Herat. Di dalam museum ini, tergambar diorama situasi perang melawan Soviet saat itu.

Museum Jihad di AfghanistanDiorama Museum Jihad di Afghanistan Foto: AP

Diorama itu menggambarkan betapa heroiknya Jihad di masa itu. Tampak ada diorama yang menggambarkan para tentara Mujahiddin berhasil merebut tank musuh, kemudian mereka mengibarkan bendera di atasnya sebagai tanda bahwa mereka berhasil mengalahkan Soviet.

Jihad atau 'Perang Suci' memang sudah jadi bagian dari identitas kota Herat. Kembali ke masa 4.000 tahun yang lalu, Herat merupakan wilayah kunci setiap perang berlangsung.

Museum Jihad di AfghanistanPengunjung Museum Jihad di Afghanistan Foto: AP

Tokoh yang paling berjasa bagi rakyat Herat saat perang lawan Soviet adalah Ismail Khan, pemimpin Mujahiddin sekaligus warga asli Herat. Di masa depan, Ismail bahkan jadi Gubernur Provinsi Herat, periode tahun 2001-2005.

"Setelah sekian lama perang terjadi di negeri ini, akhirnya kami bisa membangun sebuah tempat untuk merekam semua kejadian tersebut," kata Abdul Nasir Sawabi, yang membantu mendesain dan membangun diorama di Museum Jihad.

Penduduk Herat saat itu, tepatnya bulan Maret 1979 memberontak melawan pemerintah yang dibekingi komunis Soviet. Mereka mengambil alih kota, lalu membunuh ratusan orang Soviet, termasuk guru-guru dan tentara.

Selanjutnya ---------------->> Tujuan Mulia Dibangunnya Museum Jihad

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA