Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 12 Jan 2021 07:43 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Kota Hantu di Spanyol, Dulunya Dibangun untuk Karantina Penderita Kusta

Church in Sanatorio de Abona Abades Tenerife Aerial Drone View Canary Islands Canaries Spain
Foto: Sanatorio de Abona (Getty Images/iStockphoto/Mariusz Pietranek)
Tenerife -

Ada kota hantu di Spanyol. Kota ini dibangun sebagai tempat karantina penderita kusta. Namun setelah obat kusta ditemukan, kota ini tak pernah ditinggali.

Sanatorio de Abona, begitulah nama kota hantu di Spanyol itu. Kota ini berada tak jauh dari Tenerife, yang terkenal dengan wisata pantai dan para pemburu sinar mentarinya.

Sanatorio de Abona berada di bagian pesisir tenggara dari pulau tersebut. Kota ini didesain pada tahun 1943 sebagai tempat karantina bagi para penderita penyakit kusta.

Namun sayang, sejak dibangun sampai sekarang, Sanatoria de Abona tidak pernah digunakan. Bangunan yang sudah berdiri pun dibiarkan terbengkalai begitu saja. Sanatorio de Abona pun berubah jadi kota hantu.

Sanatorio de Abona Abades Tenerife Aerial Drone View Canary Islands Canaries SpainPenampakan Sanatorio de Abona dari udara Foto: Getty Images/iStockphoto/Mariusz Pietranek

Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, pada masa Perang Sipil Spanyol di tahun 1930-an, penyakit kusta jadi wabah yang cukup mematikan. Ada kurang lebih 200 kasus infeksi kusta di Tenerife periode itu.

Satu-satunya cara yang bisa dilakukan saat itu adalah mengkarantina para penderita kusta, supaya tidak menulari orang lain yang sehat. Penyakit Kusta yang diakibatkan oleh bakteri Mycobacterium leprae memang dikenal sebagai penyakit yang menular.

Saat itu belum ditemukan obat untuk jenis penyakit yang menyerang sistem syaraf ini, sehingga karantina jadi satu-satunya jalan yang harus diambil guna menyelamatkan yang lain.

Arsitek berkebangsaan Spanyol, Jose Enrique Regalado pun ditugaskan untuk mendesain stasiun karantina bagi para penderita kusta. Dia pun memilih lokasi yang terpencil di Tenerife. Saat itu dipercayai air laut yang hangat bisa menjaga bakteri tetap berada di kawasan teluk dan tidak menyeberang ke daratan Spanyol.

Sanatorio de Abona Abades Tenerife Aerial Drone View Canary Islands Canaries SpainSanatorio de Abona Abades dari udara Foto: Getty Images/iStockphoto/Mariusz Pietranek

Akhirnya sebuah kota dengan total 40 bangunan pun berdiri di Tenerife. 40 Bangunan di kota hantu Spanyol itu meliputi rumah sakit, gereja, krematorium jenazah, serta rumah-rumah karantina.

Sampai akhirnya di tahun 1945, sebelum kota ini rampung dikerjakan semua, pengobatan penyakit kusta secara efektif pun ditemukan. Penemuan Dapsone, obat yang bisa membunuh bakteri kusta, akhirnya membuat Sanatorio de Abona diabaikan, sebelum sempat digunakan.

Di tahun 1960-an, Sanatorio de Abona sempat digunakan jadi kamp militer. Sempat ada wacana akan menjadikan kota ini sebagai resort tempat liburan. Namun sampai sekarang, rencana tersebut tidak terlaksana meski sudah ada pengembang dari Italia yang sudah membeli lahan terabaikan itu.

Saat ini, Sanatorio de Abona jadi destinasi wisata anti mainstream alias kota hantu di Spanyol. Banyak digelar lomba-lomba maupun festival yang berlokasi di kota Hantu ini.



Simak Video "Banjir di Spanyol, Mobil-mobil Berserakan Terendam Air"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA