Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 27 Des 2021 07:21 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Ini Dia Gereja Paling Sulit Dijangkau dan Paling Misterius di Dunia

Femi Diah
detikTravel
Photo of Katskhi pillar in Georgia. Located at the village of Katskhi near the town of Chiatura. It is approximately 40 metres (130 ft) high.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Jacky
Chiatura -

Sebuah gereja tidak biasa berada di Georgia. Predikatnya, gereja paling kesepian, tertinggi, dan paling misterius di dunia.

Gereja itu mungil, tidak luas. Tetapi, sangat gampang membetot perhatian.

Tempatnya berdiri membuat gereja itu mudah ditemukan kendati dari jauh. Gereja itu dibangun di atas pilar batu kapur monolit setinggi 40 meter, Pilar Katskhi.

Gereja di Desa Katskhi, di wilayah Georgia barat, Imereti, dekat kota Chiatura itu menghadap ke lembah sungai kecil Katskhura.

Gereja itu juga menarik perhatian traveler dunia karena pembangunannya masih menjadi misteri. Bagaimana cara dan siapa yang membangunnya belum diketahui. Sejarawan masih terus menyelidiki bagaimana persisnya struktur itu dibangun di atas pilar yang menjulang tinggi dan sempit.

Struktur misterius itu kerap dikaitkan dengan legenda warga setempat dan dianggap sebagai "pilar kehidupan" atau "simbol salib sejati", tempat Yesus disalibkan dalam Injil.

Tidak banyak yang diketahui tentang gereja suci itu, kecuali bahwa gereja itu ditinggalkan. Hingga kemudian, seorang pendaki gunung, Alexander Japaridze, dan tim memanjat struktur pilar batu tersebut pada tahun 1944.

Mereka melaporkan menemukan sisa-sisa dua gereja yang berasal dari abad kelima dan keenam. Tetapi, penelitian yang lebih baru menunjukkan gereja itu dibuat di abad kesembilan atau kesepuluh. Artinya, fondasi awal gereja kemungkinan berasal dari lebih dari 1000 tahun.

Cuma Bisa Dikunjungi oleh Biarawan

Pengunjung dilarang untuk naik ke gereja unik itu. Sebab, memanjat pilar dianggap terlalu berbahaya. Sebab, cuma ada satu jalur untuk bisa mencapai gereja itu, yakni tangga baja yang tegak lurus.

Selain itu, ada bagian sulit lainnya untuk mendekati gereja itu. Rute menuju pilar batu itu tidak mudah. Hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki melewati bebatuan.

Hanya biarawanlah satu-satunya yang diizinkan untuk berziarah ke tebing terjal menuju gereja terpencil itu.

Adalah Patriark Ilia II, pemimpin spiritual Gereja Ortodoks Georgia, yang memerintahkan wisatawan dilarang melakukan pendakian.

"Patriark mengeluarkan perintah yang menyatakan bahwa hanya para biarawan yang dapat memasuki gereja di atas pilar," keterangan dari pemimpin biara Ilarion dan dikutip dari CNN.

"Sampai dia membatalkan perintah itu, kami tidak diizinkan untuk membolehkan pengunjung naik," begitulah keterangannya.

Sebelum menaiki tangga baja itu, traveler bisa menjumpai bagian bawah struktur pilar batu. Bagian dasar ini didedikasikan kepada Maximum the Confessor, seorang biarawan yang lahir pada tahun 580 M. Di dasar pilar terdapat sebuah ruang bawah tanah, gudang anggur, tiga sel pertapa dan benteng kecil.

Pada 1990-an, kehidupan religius di atas pilar dihidupkan kembali dan pada 2005, tempat ibadah dibangun kembali.

Selama 20 tahun Pastor Maxime Qavtaradze tinggal di gereja suci dalam upaya untuk lebih dekat kepada Tuhan.

Selama dua dekade itu, dia memperbaiki gereja berusia 1.200 tahun dan hanya meninggalkan lokasi tersebut dua hari dalam sepekan.



Simak Video "Masjid Agung Tanara, Saksi Bisu Perjalanan Hidup Syekh Nawawi, Banten"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT