Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 07 Des 2022 11:12 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Mengenal Neom, Kota Canggih Arab Saudi yang Mengizinkan Alkohol

Syanti Mustika
detikTravel
Rancangan Kota Neom di Arab Saudi
Rancangan Kota Neom di Arab Saudi (NEOM)
Jakarta -

Arab Saudi mulai membangun sebuah kota pintar yang ditargetkan dibuka untuk umum di tahun 2024. Kota ini nantinya memiliki luas 33 kali New York lho.

Neom akan dibangun di wilayah seluas 26.500 kilometer persegi. Proyek ini berencana menyulap daratan tandus yang lokasinya dekat dengan Terusan Suez, berjajaran dengan Laut Merah dan Teluk Aqaba. Mega proyek ini membutuhkan waktu sekitar 40 tahun untuk selesai.

detikcom telah merangkum nih, fakta-fakta menarik seputar Neom yang sebagian besar akan membuat kamu tertegun kagum.

1. Memakan waktu pembangunan 40 tahun

Wilayah pembangunan yang luas, dana yang tidak sedikit, dan rancangan yang futuristik butuh waktu yang tak sebentar. Diperkirakan butuh waktu 40 tahun pengerjaan dari Kota Neom.

Pembangunan pun dilakukan secara bertahap, dan tahap pertama akan selesai pada tahun 2025 mendatang. Adapun kemajuan yang telah bisa dilihat yaitu Bandara Neom yang hampir selesai dan telah terdaftar sebagai bandara internasional resmi.

2. Dibuka untuk umum pada tahun 2024

Rencananya Arab Saudi akan membuka Neom untuk umum di tahun 2024 nanti. Hal ini disampaikan oleh Andrew McEvoy, Pemimpin Proyek Pariwisata Neom.

Nantinya beragam tempat wisata akan bisa dinikmati wisatawan. Target mereka di tahun 2026 semua fasilitas hiburan telah selesai dibangun.

The Mirror Line di Kota NeomThe Mirror Line di Kota Neom Foto: (NEOM)

3. Kota dengan beragam kecanggihan

Kawasan Neom nantinya akan menampung area yang didedikasikan untuk teknologi masa depan di 16 sektor yaitu energi, air, mobilitas, biotek, makanan, manufaktur, media, hiburan, teknologi dan digital, pariwisata, olahraga, desain kan konstruksi, pelayanan, kesehatan, pendidikan dan kualitas hidup.

Serta, akan ada desa konstruksi yang berisi area hijau dengan kebun, petak sayur dan kebun hias. Dilengkapi lapangan sepakbola, gim, lapangan tenis dan basket, dan lainnya. Intinya Neom akan menjadi rumah untuk pengembangan sains dan teknologi masa depan.

Apa yang dulunya hanya sekedar imajinasi, akan diwujudkan oleh Kota Neom. Apa yang terbayang olehmu hidup di wilayah gurun? Tak ada sumber air, tanaman yang bisa dimakan maupun lahan hijau untuk bercocok tanam. Namun hal itulah yang akan disulap di Kota Neom, gurun bisa menjadi tempat hidup manusia dengan segala kecanggihannya.

Kita mulai dari energi masa depan di Kota Neom. Di sini nantinya akan menggunakan panel surya dan turbin untuk sumber energi yang menggerakkan kota. Ini akan menjadi sumber energi berbiaya rendah, ramah lingkungan dan jauh dari kata polusi.

Para ilmuwan Neom pun akan merintis sumber energi untuk masa depan, penyimpanan dan daya kerjanya. Mulai dari air, gas, minyak, matahari, angin, ganggang dan seluruh jenis energi baru yang belum pernah terpikirkan oleh dunia.

Tak hanya di situ, semua hal yang dulunya khayalan akan ada di Neom. Robot yang bisa berinteraksi, mobil terbang, bahkan replika dinosaurus juga akan diciptakan. Selain itu untuk pendidikan, akan ada guru hologram yang mengajar siswa. Tanpa perlu ada tatap muka lagi kan?

Untuk sumber makanan, kamu akan menemukan ragam desert yang diolah tanpa membutuhkan air. Juga ragam tanaman yang tumbuh tanpa ada perlu tanah yang subur seperti di Indonesia. Dan masih banyak kecanggihan yang nantinya akan mengejutkan dunia!

Rancangan Kota Neom di Arab SaudiRancangan Kota Neom di Arab Saudi Foto: (NEOM)

4. Pusat hiburan dan pariwisata kelas dunia yang canggih

Panasnya gurun akan disulap menjadi tempat wisata yang punya segalanya. Mulai dari pemandangan, lautan, sosial budaya, seni, dan hiburan berkelas dunia.

Berada di garis Laut Merah, nanti konon katanya pada saat malam pasir di pantai-pantai Neom bisa bercahaya di dalam gelap. Bawah lautnya yang kaya akan kerang cantik akan dikembangbiakkan sehingga kekayaan laut semakin melimpah.

Dalam memperkenalkan kotanya, Neom mengilustrasikan dengan Singapore's Gardens by the Bay dalam memasarkan. Hal ini menunjukkan bahwa kemungkinan besar, pariwisata Neom nantinya akan terispirasi juga dari Asia Selatan

Kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki Arab Saudi dipadu dengan landscape gurun dan pegunungan yang dramatis. Ini menciptakan pemandangan alam yang layak didatangi dunia.

Juga bentangan alam yang indah ini menciptakan olahraga baru yang di luar imajinasi orang biasa. Pasti pada penasaran kan apa yang akan terjadi nanti di sana?

Untuk hiburan, turis yang datang bisa menikmati taman futuristik terbesar di dunia yang berada di jantung kota. Juga ada taman alam tak berujung, galeri seni, museum dan arkeologi, pengalaman budaya yang pastinya didukung oleh teknologi yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Neom juga terbuka dengan beragam inovasi yang membantu evolusi industri mereka. Seperti ruang ganti AR/VR, kain pengubah suhu, dan lainnya. Nikmati juga suasana berbelanja nan elit di perairan marina dengan restoran, dilengkapi panggung hiburan dan seni visual.

5. Luas wilayah Neom 33 kali Kota New York

Proyek Neom akan dibangun di wilayah seluas 26.500 kilometer persegi. Luas kota Neom 33 kali luas Kota New York atau 35 kali luas Singapura dan akan berisi lebih dari 450 Km garis pantai.

Proyek ini sering kali dikatakan 'proyek paling ambisius di dunia' karena perencanaan dari Kota Naom tidaklah tanggung-tanggung. Nantinya Naom akan menjadi pusat perkembangan ragam teknologi dalam beragam sektor.

kota futuristik Neom, Arab Saudikota futuristik Neom, Arab Saudi Foto: (dok NEOM)

6. Neom memperbolehkan miras

Di Neom, otoritas Arab Saudi akan mengizinkan penjualan dan konsumsi minuman beralkohol wine, koktail, hingga sampanye di sebuah resor. Neom merupakan bagian dari mega proyek Saudi di Pulau Sindalah dekat Laut Merah. Resor ini rencananya dibuka pada 2023.



Simak Video "Arab Saudi Bangun Kasino dan Hotel di 2 Pulau Laut Merah"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA