Libur Akhir Pekan di Jonggol, Ada 2 Air Terjun Keren!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Libur Akhir Pekan di Jonggol, Ada 2 Air Terjun Keren!

Dail Choiri - detikTravel
Minggu, 09 Agu 2015 12:50 WIB
Jakarta - Jonggol di Kabupaten Bogor menyimpan berbagai tempat wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Ada dua air terjun keren yang bisa membuat liburan traveler makin asyik, yaitu Curug Ciherang dan Cipamingkis.Ada 2 curug keren yang merupakan primadona di Jonggol yaitu Curug Ciherang dan Cipamingkis. Perjalanan kami mulai dari Jakarta naik sepeda motor dengan rute Sentul, Babakan Madang, Sukamakmur hingga Wargajaya tempat dimana lokasi curug ini berada.Dari Sentul kami melewati berbagai pedesaan di daerah Babakan Madang. Kami juga sempat singgah ke kawasan wisata Leuwi Hejo, namun kami tidak terlalu lama di sana karena begitu banyaknya pengunjung yang memadati kawasan wisata tersebut.Jalanan pedesaan yang cukup sempit dengan jalur naik turun dan berkelok menjadikan perjalanan begitu seru. Berbagai jembatan yang membelah sungaiΒ  kami lewati. Aliran sungai ditambah persawahan yang menghijau dengan perbukitan yang mengelilinginya benar-benar memanjakan mata selama perjalanan.Memasuki Sukamakmur, kami melewati beberapa persimpangan. Pada persimpangan pertama ada 2 arah, kiri menuju Jonggol dan kanan menuju cipanas serta gunung batu. Kami ambil arah Cipanas dan Gunung Batu sampai akhirnya ada persimpangan kedua yang bertuliskan plang arah Gunung Batu dan kedua curug tersebut.Kami pun mengikuti arah curug hingga menemukan persimpangan jalan terakhir Desa Wargajaya. Di persimpangan sudah tertulis arah masuk ke curug tersebut. Sebelah kiri menuju Curug cipamingkis dan kanan menuju Curug Ciherang.Curug ciherang maupun Cipamingkis terdapat di lereng bukit di Wargajaya. Tiket masuk per orang Rp 12 ribu berikut parkir. Saat perjalanan masuk pada sisi kiri jalan ada air terjun kecil di dinding bukit.Perjalanan akan berakhir di depan saung-saung makan yang mana disitulah kendaraan akan diparkirkan. Dari sana kami harus trekking selama 15 menit menuju curug. Tangga alami berupa bebatuan yang tertata rapi, gemericik aliran air yang membentuk sungai kecil di sisinya, ditambah pepohonan rindang menjadikan suasana begitu asri.Curug Ciherang cukup tinggi dan memiliki 2 aliran air yang cantik. Dimana aliran air yang pertama membentuk pancuran dan aliran air kedua merambat di dinding bukit. Setelah puas bermain air, tak terasa hujan pun turun sehingga memaksa saya berteduh di saung makan.Hujan turun cukup lama hingga menjelang sore. Niat saya mengunjungi Curug Cipamingkis akhirnya harus saya undur hingga esok hari. Dan kami memutuskan untuk menginap. Cuaca gelap dan minim penerangan serta hembusan angin malam perbukitan benar-benar terasa saat menginap di saung.Esok harinya ketika pagi menjelang, kami berharap dapat melihat sunrise dari sisi jalan depan loket masuk curug ini. Namun sayangnya sinar matahari terhalang oleh awan mendung. Walaupun begitu pemandangan di sini masih tetap indah.Setelah puas mengabadikan momen, kami pun bergegas menuju Curug Cipamingkis. Setibanya di sana kami pun mengisi perut sejenak untuk sarapan sebelum treking menuju curug. Saat melihat curugnya saya terkejut karena tersembunyi di balik ceruk tebing.Apalagi saat menuju curug harus melewati jembatan kecil dari bambu yang mengerikan. Curug Cipamingkis tak kalah indah dengan Ciherang. Walau tidak tinggi, curug ini lebar dan aliran air juga deras.Ditambah lagi kolam alami yang terbentuk di bawahnya, membuat siapapun ingin bermain air dan berendam. Yang jelas, kedua curug tersebut bisa bikin liburan Anda makin seru! (travel/travel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads