Jakarta - Medan punya berbagai gedung kuno yang masih berdiri kokoh. Sebuah gedung kantor pos tua pun rupanya sudah berdiri sejak 1911 dan masih berfungsi hingga saat ini.Bangunan bersejarah di Kota Medan memang sangat banyak. Mulai dari bangunan peninggalan Kesultanan Melayu Deli, kesultanan yang dulu menguasai daerah Medan dan Tanah Deli hingga bangunan peninggalan kolonial Belanda. Salah satu bangunan bersejarah itu adalah kantor pos Medan yang merupakan bangunan bersejarah peninggalan Belanda dan masih berdiri kokoh hingga saat ini.Kantor pos ini berada di Kecamatan Kesawan, Medan Barat. Tepatnya terletak di bagian utara Lapangan Merdeka, sebuah lapangan terbuka yang dianggap sebagai titik nol Medan.Bangunan ini didesain oleh Snuyf, Direktur Jawatan Pekerjaan Umum Belanda untuk Kesultanan Deli. Yang mulai dibangun pada 1909 hingga 1911 sesuai tulisan 'ANNO 1911' pada dinding bagian samping kiri dan kanan sebagai bukti kelahiran bangunan peninggalan Belanda tersebut.Arsitektur kantor pos sedikit berbeda dengan bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda lainnya di Medan seperti Balai Kota dan Bank Indonesia yang masih ada desain klasik, yang identik dengan sulur-sulur dan bentuk lengkung.Sedangkan di kantor pos ini arsitekturnya lebih geometris dan sudah masuk ke era arsitektur modern. Di Eropa, desain bangunan seperti pada Kantor Pos Besar Medan dikenal dengan nama arsitektur modern fungsional. Jenis arsitektur ini adalah generasi ketiga setelah arsitektur klasik yang hadir sebelum 1910 dan neo-klasik sebelum 1920.Kedua jenis arsitektur terakhir juga pernah digunakan Belanda dalam mendirikan beberapa bangunan di Medan. Bangunan bergaya geometris rata-rata dibangun sebelum 1935. Jika melihat waktu berdiri kantor pos pada 1911, diperkirakan ini merupakan bangunan era pertama yang menggunakan arsitektur geometris di Medan.Saat ini, bangunan Kantor Pos Medan telah berusia lebih dari seabad. Meski pun demikian, bangunan ini tidak banyak mengalami perubahan dari bentuk aslinya meski adanya renovasi. Bahkan sisi kanan dan kiri ukiran logo merpati pos masih terukir terompet khas Belanda pada zaman dahulu.Begitu pula fungsinya, bangunan ini masih tetap digunakan sebagai kantor pos dengan berbagai aktivitas pelayanan jasa pengiriman. Inilah salah satu bangunan bersejarah di Medan yang masih tetap bertahan di antara perubahan zaman.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Kubu PB XIV Purbaya Protes Keras ke Menbud Fadli Zon sampai Naik ke Panggung
Penunjukan Tedjowulan Diprotes Kubu PB XIV Purbaya, Apa Kata Fadli Zon?
DPR Beberkan Biang Keladi Harga Tiket Pesawat Domestik di Indonesia Mahal