Nama Lembah Baliem sudah melekat di hati wisatawan. Ini adalah tempat berlangsungnya Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), tepatnya di Desa Wosi, Distrik Wosilimo, Kabupaten Kayawijaya, Wamena, Papua.
Sejak pertama digelar pada 1991, FBLB menjadi event tahunan cerminan kepedulian masyarakat Papua akan kelestarian tradisi dan budaya. Tahun ini, FBLB kembali digelar dengan melibatkan 40 distrik berbeda di Kabupaten Jayawijaya. Festival ini akan berlangsung pada 8-11 Agustus 2012 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyelami kehidupan suku Dani yang mendiami Lembah Baliem, wisatawan juga bisa ikut lomba melempar sege (tongkat), juga memanah. Bahkan, wisatawan laki-laki bisa mengenakan pakaian adat Papua yaitu koteka dan berbaur dalam tarian adat mereka!
"Yang wanita bisa mengenakan rotali (rok yang terbuat dari tali atau rumput-red)," tambah Wempi.
Ada satu hal yang menonjol pada festival yang digelar selama 4 hari ini. FBLB adalah festival budaya tanpa rekayasa, sudah dilakukan lintas generasi dan lintas zaman.
"Dari tahun ke tahun, sejak dulu, sudah begini tradisinya. Makanya, FBLB jadi wujud pelestarian budaya masyarakat Papua terutama suku Dani," kata Sapta Nirwandar, Wamenparekraf, dalam kesempatan yang sama.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Cable Tie, Wings Air Buka Suara
Ribuan Vila Terancam Delisting, Pemerintah Tegaskan Bukan Mempersulit Usaha
Setuju atau Tidak Bandara Husein & Adisutjipto Dibuka Lagi?