Bagi wisatawan yang menyambangi Phuket sekitar bulan Mei-Oktober, waspadalah terhadap bendera merah yang menancap di area rawan. Sudah 8 wisman yang jadi korban selama 3 bulan terakhir, terseret oleh arus kencang.
Thailand telah mengeluarkan peringatan kepada wisatawan yang berkunjung ke Phuket. Hal ini terkait tenggelamnya wisman asal Inggris di lepas Pantai Patong.
Adalah Peter Cook (47), seorang warga negara Inggris yang sedang berlibur bersama keluarganya. Selasa (24/7) lalu, pukul 07.00 waktu setempat, ia berenang bersama kedua anaknya di Pantai Patong. Istrinya duduk di tepi pantai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sakhon Chaithong, Kepala Penjaga Pantai di Patong mengatakan bendera merah telah ditanam di pantai. Hal ini untuk memperingatkan wisatawan agar tidak berenang di area rawan. Namun, memang tidak ada penjaga pantai yang siaga pada saat kejadian tenggelamnya Cook. Giliran jaga pantai dimulai pukul 09.00 tiap harinya.
"Saat penjaga pantai mulai bertugas pukul 09.00, diketahui para penjaja makanan di Pantai Patong tidak memperingati Cook agar menjauh dari laut lepas," tutur Sakhon seperti dilansir dari situs Daily Mail, Senin (30/7/2012).
Sebaliknya, para penjaja makanan di pantai itu berkata Cook tidak mengindahi peringatan ini. Di musim hujan yang berlangsung tiap Mei-Oktober, arus laut di lautan Phuket memang sangat kencang.
Peter Cook dan keluarganya tinggal di resor yang sama dengan seorang murid Amerika, Joshua Shane (21), yang juga terseret ombak pada 12 Juni lalu. 18 Hari kemudian yaitu tanggal 30 Juni, wisman asal China yaitu Tinqi Li (19) tenggelam di lokasi yang sama.
Untuk mencegah terulangnya kejadian ini, resor-resor setempat juga diminta untuk memperingatkan tamu mereka. Jangan berenang di musim hujan, apalagi di area dengan bendera merah.
(sst/ptr)










































