Perhatian! Akan Ada Kota Khusus Wanita di Arab Saudi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Perhatian! Akan Ada Kota Khusus Wanita di Arab Saudi

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel
Senin, 13 Agu 2012 19:39 WIB
Perhatian! Akan Ada Kota Khusus Wanita di Arab Saudi
Wanita bercadar di Arab Saudi (AFP)
Hafuf - Traveler wanita yang akan berkunjung ke Arab Saudi tahun depan, pastikan untuk mampir ke kota khusus untuk wanita. Di sana, Anda akan bisa melihat kota yang seluruhnya dihuni kaum hawa.

Arab Saudi mungkin satu-satunya negara yang memisahkan wanita dan pria dengan jelas di ruang publik. Jika ingin berkunjung ke sana tahun depan, Anda bisa singgah ke kota yang akan sengaja dibuat untuk wanita di Kota Hafuf, sebelah timur Arab Saudi. Ini bisa menjadi atraksi wisata baru yang menarik di Arab Saudi.

Selama ini, hukum di Arab Saudi memang tidak melarang wanita untuk bekerja. Sayangnya, tidak semua wanita di Arab Saudi memanfaatkan peluang kebebasan bekerja ini. Terbukti hanya sekitar 15 persen wanita yang bekerja, karenanya dibuatlah kota khusus wanita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Otoritas Properti Industrial Arab Saudi, Modon, akan membuat kota khusus wanita ini dikendalikan langsung oleh wanita. Bahkan, wanita diperbolehkan memimpin sebuah perusahaan, tentu dengan pekerja wanita juga.

"Saya yakin, wanita bisa menunjukkan kemampuan bekerjan mereka dan menciptakan industri yang paling sesuai dengan kepentingan, sifat dan kemampuan mereka," kata Wakil Dirjen Modon, Saleh Al-Rasheed, kepada surat kabar harian Saudi Al Eqtisadiah, seperti yang dilansir Daily Mail, Senin (13/8/2012).

Jalan-jalan ke kota khusus ini, nantinya Anda seolah dibawa ke dunia wanita. Ada banyak perempuan wara-wiri di sana. Mereka sibuk menjalankan bisnisnya masing-masing. Mulai dari pemilik hingga pelayan toko, semuanya dikerjakan wanita.

Hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai kunjungan wisatawan pria di kota tersebut. Namun, mengingat ini akan menjadi kota khusus wanita, maka kunjungan traveler pria hampir dipastikan mustahil.

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads