Maskapai dengan Pramugari Waria Ini Dilarang Terbang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Maskapai dengan Pramugari Waria Ini Dilarang Terbang

Afif Farhan - detikTravel
Senin, 22 Okt 2012 13:26 WIB
Maskapai dengan Pramugari Waria Ini Dilarang Terbang
Inilah para pramugari ladyboy(Reuters)
Jakarta - PC Air adalah maskapai di Thailand yang terkenal dengan pramugari Ladyboy atau waria yang cantik-cantik. Sayangnya, maskapai ini dilarang terbang untuk sementara waktu karena masalah finansial.

"Maskapai telah memberitahu Departemen Penerbangan Sipil pada hari Jumat, bahwa mereka tidak dapat mengoperasikan penerbangan karena masalah bisnis," kata Wakil Menteri Transportasi Thailand, Chadchart Sittipunt kepada AFP, seperti yang dilansir dari News Australia, Senin (22/10/2012).

PC Air menjadi perbincangan hangat traveler di awal tahun ini. Sebabnya, maskapai ini memperkerjakan empat pramugari transgender atau waria dalam penerbangannya. Pramugari waria tersebut menemani traveler untuk terbang dari Bangkok ke Hong Kong atau ke destinasi lainnya di Asia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya, kini maskapai tersebut sedang dilarang terbang. PC Air sedang dilanda masalah finansial besar. Salah satunya adalah yang terjadi pekan lalu, sehingga mereka menelantarkan ratusan penumpang di Seoul.

Saat itu, PC Air tidak dapat mengisi bahan bakar di Bandara Incheon Seoul, karena belum membayar biaya bahan bakar ke pihak bandara. Akibatnya ratusan penumpang menjadi terlantar. Hal ini tentu mengecewakan penumpang dan menjadi tamparan keras bagi PC Air. PC Air pun telah menyalahkan agennya di Korea Selatan karena tidak membayar biaya bahan bakar dan layanan lainnya.

Masalah ini diperkirakan akan berlangsung hingga bulan depan. Hal ini pun membuat PC Air tidak dapat beroperasi untuk sementara waktu. Bagi Anda yang ingin terbang bersama pramugari Ladyboy, sabar dulu cyin!

(shf/shf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads