Sebuah penerbangan dari Newark ke Frankfurt pada 19 November 2012 lalu, dialihkan ke Dublin. Gara-garanya, co-pilot mengalami migren yang parah. Pramugari sampai membuat pengumuman apakah ada pilot lain di antara penumpang pesawat.
Kemungkinannya sangat kecil. Namun Dewi Fortuna berpihak pada 264 penumpang Lufthansa tersebut. Ada pilot North American Airlines yang kebetulan menjadi penumpang pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jubir Lufthansa seperti dilansir News Australia, Rabu (21/11/2012) mengatakan yang terjadi adalah prosedur normal. Pramugari sangat terlatih dan bisa membantu pilot.
"Kita punya prosedurnya untuk kejadian itu. Tapi, bantuan dari pilot yang sedang bebas tugas sangat kami apresiasi. Kalau terjadi masalah medis, seorang dokter atau orang yang punya kualifikasi tertentu tentu akan kami apresiasi," kata dia.
Lufthansa menampik telah membuat penumpang dalam kondisi berisiko. Menurutnya, tanpa bantuan pilot yang sedang bebas tugas itu, dia yakin pesawat tetap bisa mendarat dengan selamat.
"Penerbangan akan berjalan sesuai prosedur dan aman, bahkan kalau pilot yang bebas tugas itu tidak berada di sana," kata Jubir Lufthansa.
(fay/fay)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten